31 March 2012

Si jago ngeles and ngeces.

Percakapan dengan sang pacar (bener2) barusan:
C: Progress skripsi kamu gimana?
F: Senin bimbingan Bab I.
C: Oh jadi kalo disetujuin baru boleh masuk ke Bab II?
F: Iya.. Ini aku udah 2 minggu ga kelar-kelar Bab I nya. Padahal kalo rajin harusnya tiap minggu kelar satu bab.
C: *melotot* Kenapa si ga kelar gitu?
F: *cengar-cengir* Sibuk Uc.. Ga sempet..
C: Lu sibuk apa sih hah? *langsung pake elu gua* Besok kamu ga usa kemana2 ya!
F: Hah hari Minggu gitu Uc?? Aku tinggal bikin Latar Belakang doang kok..
C: *memicingkan mata* Tinggal latar belakang dari apa aja? Kalo dari latar belakang doang gue tabok pake kartu nih ya (kebetulan lagi ngocok kartu.)
F: *nyengir lebar abis* Dari latar belakang.... Sama kata pengantar... *nyengir masi berlanjut*
C: .....
F: *nyengir kuda*

Sigh. Begitulah kemalesan sang pacar :|

30 March 2012

Sekedar post singkat di sore hari yang menyenangkan ini.

Hello! Udah lama banget rasanya gue ngga ngeblog atau bahkan online dari rumah. Well hari ini, dikarenakan oleh rasah-rusuhnya demo yang lagi terjadi di beberapa bagian di Jakarta, kantor gue berbaik hati mulangin karyawan2nya jam 12 siang :D Padahal ya, kantor gue letaknya di ujung utara, tempat yang jauhhhh dari lokasi demo dan cenderung aman, tapi bos gue mungkin mengconsider karyawan2 dia yang bisa kejebak macet sampe ga bisa pulang ato yang daerah rumahnya rawan demo. I'm so grateful sih, beliau perhatian dan baik banget.

Anyway kesenggol busway, akhir2 ini gue jadi jarang ngeblog ya suer sedih banget :( Honestly banyak banget hal mengenai pekerjaan yang mau gue curhatin disini, tapi tentu aja that's not possible mengetahui blog itu tempat yang 'terbuka'. Tapi so far semuanya masih baik terhandle oleh fisik dan mental gue, jadi ga curhat disini pun gapapa lah (toh masih ada kuping sang pacar juga) :p

Semenjak gue kerja, gue belajar banyak banget perihal2 kehidupan. Well sebenernya gue udah tau semua hal itu dari dulu, tapi sekarang, menghadapinya langsung ternyata jauh lebih susah dari sekedar 'mengetahui'nya dulu. Gue juga mau bersyukur sama Tuhan, karena memberikan gue kecerdasan dan kekompetenan seperti sekarang ini :') Ya uda lah cukup segitu aja entar lama2 ngetik malah curcol mendadak lagi.

By the wayyyyy karena hari ini gue pulang cepet, gue pergi krimbat pertama kalinya sama nyokap! Yaayyyy! (Do i memang ga gitu suka memanjakan diri seperti ini, padahal sebenernya dia suka juga dipijet :s)

Miripkah kamiiiii? :3

27 March 2012

Sumpah saya bukan fanatik Jokowi-Ahok.

Oke ini mungkin terkesan mengerikan ya.... Hahaha sebelumnya ingin gue katakan bahwa: saya bukan pendukung fanatik Jokowi-Ahok! Meski demikian.... gue bikinin mereka logo loh!!! \(^o^)/ (langsung terjadi kontradiksi antara perkataan dan perbuatan). Haha ya ngga la, ini cuma iseng2 berhadiah aja di Facebook mereka lagi nyuruh orang submit logo. Masalah terpilih ato ngga itu cerita nanti, yang penting sebisa mungkin gue coba nyumbang ide :) Kali2 kalo keterima kan kerun juga tuchhh, hehe. Oke check out the logo and the description below!

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gue si prefer yang kiri.... Ya tapi ga tau deh iseng aja kasi 2 alternatif.

Hello there! Sejujurnya saya ga pernah bikin logo berbau politik sebelumnya, jadi maaf kalo stylenya aga kurang berkenan.

Logo ini terdiri dari 2 lambang:
1. Bintang. Ketika bikin ini, saya mengibaratkan kehadiran Jokowi-Basuki sebagai sebuah bintang jatuh yang membawa harapan baru pada orang2 Indonesia yang melihatnya. Setiap kali kita ngeliat bintang jatuh, kebanyakan dari kita pasti reflek berdoa dalam hati, memohon agar keinginan-keinginan kita dikabulkan. Semoga kalo Jokowi-Basuki benar terpilih, mereka bisa menjadi 'bintang jatuh' untuk kita semua dan pada akhirnya bisa membuat our dreams come true.

2. Monas. Kalau diperhatikan baik-baik logonya, ekor bintang tersebut melintasi setengah bagian bawah monas sampai akhirnya berujung di atas tegu Monas itu sendiri. Ini menceritakan perjuangan Jokowi-Basuki yang berawal dari bawah dan perlahan bergerak ke atas. Ketika nantinya Jokowi-Basuki terpilih, bintang yang duduk di atas tegu monas melambangkan perubahan signifikan (biasanya kan api yang ada di atas monas), bahwa di bawah kepemimpinan mereka, kita semua percaya bahwa Jakarta tidak akan sama lagi dengan yang sebelumnya.

Logo ini saya buat se-simple mungkin, dengan tujuan mencerminkan sebetapa 'merakyat' dan 'rendah hatinya' pasangan Jokowi-Basuki.

Saya sempet bingung apa harus memasukkan nama 'Jokowi-Basuki' disana, tapi akhirnya saya memutuskan untuk meletakkan 'Jakarta Baru'. Dengan demikian saya berpikir, ketika bersorak melihat logo itu, kita sebenarnya bukan mendukung orang-orang yang namanya tercantum disana, melainkan mendukung kota Jakarta. Dan untuk mengingatkan calon-calon pemimpin kita, bahwa kalau mereka terpilih nanti, mereka bukan cuma bekerja untuk diri sendiri, tapi juga untuk kita semua.

Oke that's all :) All the best untuk pasangan Jokowi-Basuki! :)

Jangan bosen, lagi-lagi ini tentang si Ahok.

Ahok.Org -Setelah dua partai pengusung (PDIP dan Gerindra) menetapkan nama Basuki Tjahaja Purnama atau akrab dipanggil dengan sebutan Ahok menjadi calon wakil Gubernur DKI Jakarta 2012-2017, banyak muncul peranyaan soal Siapa Ahok?

Berbagai macam pertanyaan memang ditujukan kepada sosok yang pernah meraih penghargaan sebagai penyelenggara negara yang anti korupsi oleh Gerakan Tiga Pilar Kemitraan dan juga pernah dinobatkan sebagai tokoh yang mengubah Indonesia oleh majalah Tempo ini.

Beragam pertanyaan mengemuka mengenai sosok ayah tiga anak ini, beberapa pertanyaan krusial dan seringkali ditanyakan akan ditampilkan disini beserta jawaban dari langsung Ahok.

Apa alasan Ahok terjun ke politik?

Ada Beberapa alasan: Pertama, di tahun 1995 saya mengalami sendiri pabrik saya ditutup karena melawan pejabat yang sewenang-wenang. Meski saya datang dari salah satu keluarga cukup berada di kampung, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saat itu bapak saya mengingatkan pada saya satu pepatah: orang miskin jangan lawan orang kaya, orang kaya jangan nantang pejabat. Saya sempat berpikir mau tinggal di luar negeri saja, tapi papa saya melarang dan mengatakan bahwa satu hari rakyat akan memilih saya untuk memperjuangkan nasib mereka. Jujur waktu itu saya tertawa di dalam hati. Kedua, sejak kecil saya melihat bagaimana bapak saya dengan mudahnya membantu orang. Bahkan dia rela untuk berhutang demi bisa membantu rakyat. Secara perlahan saya pun jadi ikut mencontoh papa. Papa saya mengatakan bahwa jika saya suka lawan pejabat dan suka bantu orang miskin, lebih baik jadi pejabat saja karena kita tidak akan pernah punya cukup uang untuk bantu orang miskin. Misalnya 1 milyar kita bagikan kepada masyarakat masing-masing 500 ribu, hanya akan cukup dibagi untuk 2000 orang. Mereka pasti juga akan kembali jadi miskin. Tapi jika saya gunakan 1 milyar itu untuk berpolitik merebut APBD, saya bisa menguasai anggaran APBD (yg juga merupakan uang rakyat) dan dapat membuat kebijakan2 yang bisa mendatangkan KEADILAN SOSIAL. Karena pengalaman pahit pribadi, beban sosial di nurani saya, dan keyakinan di atas, saya putuskan untuk berpolitik.

Benarkah Ahok anti korupsi?

Saya bisa dipilih jadi bupati Belitung Timur (Beltim) setelah hanya 7 bulan jadi DPRD II karena masyarakat melihat saya berbeda. Saya tidak pernah curi uang dan berbagai dana fiktif di DPRD. Ketika jadi bupati, jika Anda cek kekayaan saya, mungkin saya bupati pertama yang harta kekayaanya setelah jadi bupati malah menurun! Jika saya curi uang selama jadi bupati, saya tidak mungkin bisa menggunakan 200 milyar anggaran APBD Beltim utk melakukan program2 saya yang dianggap orang tidak mungkin dilakukan:
• pendidikan gratis 12 TAHUN, 
• pelayanan kesehatan gratis (semua sampai caesar, obat-obatan, ambulance, bahkan santunan kematian) lewat sistem asuransi, 
• hot mix jalan sampe ke pedalaman (silahkan datang ke Beltim dan liat sendiri), 
• bantuan untuk puluhan bahkan ratusan rumah yang sudah mau roboh, 
• dan masih banyak lagi. 

Secara logis saja, tidak mungkin saya mampu lakukan apa yang saya lakukan di Beltim dengan APBD 200 milyar jika saya korup uang APBD tersebut. Informasi anggaran pemda sewaktu saya jadi bupati bisa dengan mudah diakses oleh masyarakat. Tanyakan kepada pengusaha-pengusaha dan kontraktor siapa Ahok bupati gila itu, apakah dia korupsi.

Saat saya di DPR, saya selalu transparan terkait dengan gaji yang saya terima dan segala macam keuangan di DPR yang saya ketahui. Semua bisa dilihat di website saya. Saya mungkin satu-satunya pejabat yang paling lantang mendorong pembuktian terbalik harta kekayaan SEMUA PEJABAT NEGARA. Saya siap jadi orang pertama. Semua pejabat negara perlu di cek apakah harta kekayaan dan pajak yang dibayarnya sesuai atau tidak. Jika Anda punya kenalan di politik atau di masyarakat sipil, silahkan tanyakan kepada mereka rekam jejak saya terkait korupsi.

Kasus yang muncul belum lama ini menarik utk diceritakan juga. Beberapa bulan lalu (di tahun 2011) ada orang melaporkan saya ke POLRI bahwa saya merusak hutan lindung di tahun 2001! Padahal yang terjadi adalah bukannya saya menambang di atas hutan lindung tapi justru Departemen kehutanan waktu itu yang seenaknya mempatok daerah yang awalnya sudah ada ijin untuk lahan pasir silika sebagai hutan lindung! Hanya karena perusahaan sawit membabat hutan lindung pantai bakau,dan lucunya mereka justru dpt sertifikat HGU di atas lahan eks Hutan lindung, lokasi pasir saya dijadikan lahan pengganti HL pantai tsb. Ini penting saya ceritakan karena begitu surat dari Menhut keluar di tahun 2005 (saat saya jadi bupati), SAYA SENDIRI YANG MENCABUT IJIN PENAMBANGAN SAYA yang sebenarnya adalah hasil permainan pejabat brengsek. Intinya: silahkan Anda cek semua yang saya sebutkan di atas, dan nilai sendiri apakah saya pejabat yang bersih. Silahkan cek juga ke masyarakat di BELTIM yang sudah merasakan langsung kepemimpinan saya disana.

Kenapa Ahok seringkali tidak menyelesaikan masa jabatannya alias “loncat-loncat”?

Ini pertanyaan yang paling sering muncul dan jadi serangan lawan politik saya maupun orang yang belum mengenal saya . Bagi lawan politik saya, mereka sudah tidak bisa menyerang saya dari sisi integritas dan korupsi, maka inilah yang sering digunakan untuk menjatuhkan saya. Tidak masalah.

Dua hal penting: pertama masalah ambisi, dan kedua, masalah oportunis. Buat saya seorang manusia perlu punya ambisi untuk bisa sukses. Pertanyaannya, apakah ambisi itu utk kebaikan orang atau kepentingan sendiri. Tuduhan saya sebagai politisi oportunis menurut saya salah alamat. Secara logis kalau tujuan pegang jabatan adalah untuk mengeruk uang sebanyak-banyaknya dan menikmati hidup, lebih enak jadi bupati dulu 10 thn, kemudian baru jadi gubernur 10 thn, dan dpr/dpd 10 thn, jd pas pensiunnya.

Tapi saya masuk ke politik karena punya niat untuk MELAWAN KESEMENA-MENAAN dan PENINDASAN! Ini artinya melawan hampir semua elit. Untuk itu, strategi yang defensif dan menunggu tidak akan beres. Jika saya tidak maju merangsek dan terus melawan ke atas, hari ini saya mungkin sudah sama seperti bupati-bupati lain karena secara tidak langsung saya sudah takut untuk kehilangan jabatan.

Saya melawan ke tingkat gubernur karena saya ada keinginan untuk membuat sistem pensiun (di Beltim saya hanya buat sistem asuransi karena sistem pensiun tidak bisa karena pasar di beltim tidak cukup luas). Tetapi cagub terkuat saat itu tidak setuju sementara si petahana yang tadinya saya dukung dan sudah setuju dengan ide saya malah dijatuhkan di tengah jalan.

Akhirnya saya putuskan melawan meski gagal setelah berhadapan dengan kecurangan yang menurut saya sistemik. Sementara itu pikiran saya, orang-orang idealis harus masuk menguasai eksekutif. Lembaga legislatif seperti DPRD dan DPR harus dijadikan tempat batu loncatan untuk menunjukan integritas kita. Oleh karena itu saya tidak mau berlama-lama di DPR dan mau melawan ke DKI. Ini juga saya dituduh ambisius dan oportunis padahal jika menggunakan logika politik pragmatis dan egoistis, lebih baik saya kembali ke Babel jadi gubernur disana karena berbagai hasil survei menunjukan sayalah kandidat terkuat. Pertanyaan saya apakah ada politisi seperti saya yang siap melepas sesuatu jabatan tinggi yang sudah hampir pasti di tangan untuk sesuatu yang tidak jelas (bahkan menurut sebagian orang MUSTAHIL)? Silahkan nilai ambisi saya dan silahkan nilai apakah saya oportunis.

Apa alasan mencalonkan diri di Pilgub DKI?

Saya melihat Indonesia betul-betul sudah pada titik persimpangan lagi dan butuh suatu perubahan yang cepat dan menyeluruh. Untuk itu perlu ada contoh satu provinsi untuk bisa jadi model bagi daerah-daerah lain. Jika di Babel, saya melihat sulit karena Babel terlalu kecil dan nanti dianggap tidak bisa dijadikan contoh. Seperti semua program2 saya di Beltim tidak pernah muncul dan tersosialisasi.
Ingat hampir 80% pemberitaan media itu terkait kejadian di Ibukota. Saya juga ingin menunjukan bahwa berpolitik tanpa politik uang tapi dengan mengajar dan mendidik masyarakat bisa berhasil di tempat seperti DKI sekalipun dan ini bisa dijadikan model dan standar berpolitik yang baru! Yang tidak kalah pentingnya adalah saya ingin membuat standard baru bagi seorang pemimpin dan ini bisa dilakukan dengan melakukan perlawanan di DKI. Pemimpin harus bersih (bebas korupsi dan berani buktikan harta dan pajaknya), transparan (siap membuka semua anggaran utk publik), dan profesional (bisa diakses langsung dan setiap saat dengan menyediakan nomor HP pribadinya).

Soal politik uang, apa mungkin bisa menang tanpa politik uang dalam berkampanye?

Pada awalnya saya masuk ke politik di tahun 2004, saya maju dulu sebagai DPRD tingkat II (Kabupaten). Ketika itu hanya 97 orang yang memilih saya. Kenapa? Pertama karena mereka tidak tau siapa saya dan kedua karena saya menolak membagi-bagikan uang. Alhasil ada satu kampung yang tidak pilih saya, bahkan saksi-saksi saya tidak mau pilih saya. Pada satu even kampanye, saya naik ke panggung saya katakan “Anda goblok semua!” karena Anda sebenarnya tidak kenal saya dan siap menukar 5 tahun masa depan Anda dengan baju kaos, sedikit uang atau beras. Beruntung saya terpilih lewat kursi sisa.

Di DPRD II saya tunjukan saya berbeda. Ketika maju jadi bupati, uang kampanye saya tidak lebih dari 700 juta, bisa menang dengan 37,12% suara. Mengapa? Karena masyarakat tau betul siapa saya di DPRD II. Bahkan ketika saya maju jadi gubernur, meski kalah, 63% rakyat di Beltim memilih saya. Saya juga berprinsip, saya mau jadi pejabat karena mau melakukan perlawanan terhadap sistem yang korup, jadi saya tidak khawatir kalo orang tidak mau pilih saya bahkan saya justru meminta mereka mendukung saya dalam bentuk apapun.

Saya selalu mendidik rakyat agar mereka jangan mau menerima uang sedikit atau apapun dari pejabat yang akan merampok lebih banyak dari kita. Yang kita harus cari adalah pejabat bersih yang mau dan mampu memperjuangkan nasib rakyat dengan menggunakan APBD untuk rakyat! Menurut saya, yang dibutuhkan masyarakat bukan uang secuil, beras, pengobatan gratis atau apapun, yang mereka butuhkan selalu adalah pejabat yang bisa diakses langsung setiap mereka ada kebutuhan darurat atau mereka mengalami penindasan.

Poin saya: kita bisa berpolitik dan berhasil tanpa politik uang tapi harus berani mulai membangun semuanya dari bawah dan membuktikan kepada masyarakat bahwa saya berbeda dan bersedia jadi pelayan.

Apa pasangan Jokowi-Ahok bisa menyelesaikan masalah di DKI?

Pertama-tama DKI dari sisi birokrasi jauh lebih mudah dibandingkan provinsi lain karena Walikota/bupati sampai lurah DIPILIH oleh GUBERNUR. Di daerah, kades dan bupati/walikota tidak bisa diatur oleh gubernur. Sementara itu semua solusi utk permasalahan di Jakarta sudah tersedia. Berbagai master plan hasil kerjasama pemerintah Indonesia dengan lembaga-lembaga dan pemerintahan luar negeri sudah dibuat. Sampai hari setiap pemimpin di DKI ketika ditanya mengapa master plan tersebut tidak dijalankan jawabannya selalu sama: kurang uang. Padahal APBD DKI saat ini berkisar antara 25-30 triliun, dengan potensi APBD jika semua pemasukan dari reklame, parkir, dan jasa betul-betul bisa lepas dari korupsi bisa mencapai 50-80 triliun. Tentu saja kurang uang jika korupsi merajalela dimana-mana.

Saya punya visi dan misi yang sejalan dengan pak Jokowi, kami yakin jika anggaran yang ada tidak dikorupsi Jakarta punya uang lebih dari cukup utk menjalankan master plan yang ada secara bertahap. Hal lain yang sangat penting adalah tranparansi anggaran. Jika masyarakat bisa secara mudah mengakses informasi anggaran pemerintah, mereka juga akan dengan rela ikut berpartisipasi untuk menutupi berbagai kekurangan yang ada. Intinya masalah DKI bisa diselesaikan dengan anggaran yang ada dan perencanaan yang sudah tersedia jika ada pemimpin yang berani bersih, dan memang berniat untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada.

Apa bisa berhadapan dengan birokrasi yang korup?

Sangat mudah. Jika pemimpin di atas tidak ikut bermain, dia bisa dengan leluasa menekan dan memecat orang yang bermain dan korup. Selama ini prinsipnya: Anda ambil bagian Anda, saya ambil bagian Anda, mari kita tidak saling ganggu. Pemimpin yang lurus diuntungkan karena birokrasi itu tidak bersatu, hujan tidak merata. Banyak birokrat yang pinter dan baik malah tersingkir. Orang-orang inilah yang akan muncul ke permukaan di bawah kepemimpinan yang bersih. Kemudian, birokrat2 yang tadinya korup akan berpikir: daripada tidak dapat bagian sama sekali lebih baik kita ikut permainan yang ada dan mau tidak mau dipaksa ikut bersih. Ini semua sudah pernah saya alami dan lakukan ketika menjadi bupati beltim.

Menurut saya, model kasusnya tidak jauh berbeda. Kemudian, jika Gubernur dan wakilnya berani membuat nomor HP pribadinya tersedia bagi masyarakat, masyarakat bisa memberikan masukan dan pengaduan jika ada aknum-oknum birokrasi yang korup dan lamban. Ini akan menciptakan sistem alami yang membuat aparat birokrasi berpikir dua kali untuk tidak bekerja sesuai aturan dan tugasnya.

Apakah ada peluang menang bagi Pasangan Jokowi-Ahok?

Melakukan suatu terboson, melakukan perlawanan terhadap status quo, apalagi membuat sejarah, memang tidak pernah mudah. Apalagi jika orang-orang idealis yang ingin perubahan menganggap suatu usaha untuk melawan tidak mungkin berhasil dan kemudian undur diri dan tidak mendukung. Jika demikian sikap dan logika kelompok idealis, tentunya dengan sendirinya peluang utk menang hampir tidak ada. Tapi jika kelompok idealis yang mau perubahan siap mendukung, inilah waktunya karena saat ini tidak ada figur yang betul-betul dipercaya masyarakat untuk memimpin Jakarta. Rakyat butuh kandidat yang sudah terbukti bersih, transparan, dan profesional. Dan saya sangat senang bisa mendampingi pak Jokowi yang juga memiliki track record yang sangat baik semasa menjadi Walikota Solo. Butuh dukungan masif dari akar rumput untuk mewujudkan perubahan besar ini.

Andai Menang, bagaimana berhadapan dengan DPRD yang tidak bersahabat?

Di awal masa pemerintahan saya sewaktu menjadi bupati Beltim, 95 persen anggota DPRD (19 dari 20 kursi, 1 kursinya itu kursi yang saya tinggalkan) berseberangan dengan saya. Mereka mengancam tidak mau membahas anggaran. Sekda mengatakan bahwa ia mampu “bereskan”. Saya katakan kepada mereka, jika tidak mau dibahas, TIDAK USAH DIBAHAS. Saya akan gunakan anggaran tahun lalu, sementara kalian semua tidak bisa gajian dan tidak bisa ambil SPPD fiktif lagi. Apa yang terjadi? Keesokan harinya semua pimpinan DPRD datang dan mengajak damai. Saya akhirnya bisa dengan leluasa memasukan anggaran utk pendidikan, kesehatan, pembangunan, dll yang sesuai dengan keinginan dan visi misi saya. Intinya: jika pemimpin tidak ikut main, dia justru bisa lebih leluasa bergerak karena tidak perlu negosiasi dengan oknum2 pejabat korup lain. Apalagi jika ia dipilih oleh rakyat dan mendapat dukungan riil dari bawah. Tidak perlu ada yang ditakuti. Saya yakin pak Jokowi juga memiliki pandangan serupa.

(Source: http://ahok.org/tentang-ahok/jawaban-atas-beberapa-pertanyaan-mengenai-ahok/)

---------------------------------------------------------------------------------------------------

Ayo dukung Jokowi-Ahok! \(^o^)/ Hahaha mungkin akhir2 ini aga enek ya, ngga blog ngga twitter, ngga fb gue, semua koar-koarannya tentang pemilihan Gubernur DKI terus. Well KTP gue sendiri KTP Tangerang T_______T which means gue ga bisa ikutan milih. Tapi I am so excited that finally ada orang kayak gini yang berani maju mencalonkan diri jadi Gubernur DKI. We desperately need them you know, kalo kita bener2 mau move on dari keterpurukan negara ini.

So teman2, meski kita masih "kecil" jangan lupa kalo kita berperan penting juga dalam sukses ngganya mereka, spread the word about them and influence as many people as you can :) 

26 March 2012

Dilemma karena sucks nya kota Jakarta.

Oke hal ini memang udah lewat wat watt beberapa hari, tapi rasanya gue tetep mau menceritakan hal ini di blog. Jadi singkat cerita, hari Kamis (22 Maret 2012) lalu gue janjian nonton sama anak2 di Emporium Pluit jam 9 malem. Filmnya yakni The Hunger Games yang udah gue nanti2 in dari berbulan2 lalu semenjak gue liat trailernya. Gue sendiri tau story ini karena banyak pelanggan Periplus yang nanyain bukunya di Twitter Periplus, gue jadi penasaran, buku apaan sih ini? Akhirnya abis baca sinopsis novel dan reviewnya, gue pun jatuh cinta pada pandangan kesekian.

Anyway, sial banget, Kamis malem terjadi kebakaran gede di samping pintu tol Pluit yang deket sama Emporium, macet kayak hell lah seisi tol di Jakarta. Akhirnya setelah stuck 1 jem di Kelapa Gading pas jalan menuju pintu tol, mobil gue yang dikendarai om gue muter arah balik lagi ke dalem Kelapa Gading, menghindari pintu2 tol yang menyebabkan macet. Alhasil kita makan dulu di Kelapa Gading.... terus malemnya, jam 9 kita naek tol lagi, dan tol masih padat merayap, sedikit2 berhenti buat macet dulu. Wtf banget ga coba? Jam 9 padahal tapi masi bisa aja macet. Akhinya setengah 11 gue nyampe rumah, dan anak2 pergi nonton tanpa gue.

Well what can I say waktu itu... dalam hati gue terdalam gue muak banget travelling sejauh ini tiap hari, tapi apa daya itu konsekuensi kerjaan gue yang letaknya di ujung bumi (not to mention kalo daerah kantor gue -> Pulo Gadung, adalah sarang tronton, truk gandeng, truk raksasa, dan motorrrrrrr2222). Dan ini bukan cuma 1 2 hari kejadian.. setiap harinya gue nyampe rumah rata2 jam 07:30-08:00 malem (nyampe jam 7 pm itu termasuk lucky banget). Ya memang hal itu ga semuanya disebabkan karena macet, tapi gara2 gue juga harus nunggu om gue tutup toko dia sekitar jam 6an lewat. Kan selama ini (setelah nabrak and ga nyetir lagi) gue nebeng dia pulang pergi dari Gading -  Pluit. Well anyway, hal ini membuat gue reconsider banyak hal seperti:

"Haruskah gue ngekos di Kelapa Gading?"  -> Tapi kalo gitu gue jadi jauh sama rumah :(
"Haruskah gue just stop working here setelah masa probation gue selese?" -> But I like my job here :(

Sigh, so so so much dilemma. Waktu gue masih ada sebulan lagi untuk memutuskan, jalan apa yang bakal gue ambil nantinya. Gue definitely ga bakalan stay like this terus2an, sayang banget masa muda gue abis di jalan, cuih.

Rute rumah gue ke kantor, bolak balik total 55 km. DANG.

24 March 2012

A post against Freeport Indonesia: We are young, and we're gonna take over this country; don't let money buy our dignity!

It breaks my heart into pieces when I watch this video:ALKINEMOKIYE - FROM STRUGGLE DAWNS NEW HOPE The video's length is about 1 hour and this is the video’s description: “September 15, 2011: 8,000 of the 22,000 Freeport Indonesia (the largest copper and gold mining company in Indonesia) workers went on strike, demanding a wage increase from US$ 3.5 to US$ 7.5 an hour. It was the longest and most widely participated worker strike since it began its operations in Indonesia in 1967. July 2009 -- November 2011, at least 11 employees of Freeport and its sub-contractor were shot dead by unknown gunmen. In the last 10 years, Freeport disbursed US$ 79 million in 'security funds' to Indonesian officials.”

The video is seriously long, but is worth it… I know that 99% of you wouldn’t bother watching the video or even trying to finish this damn long reading, but whatever, I’ll start with summarizing the things that have been going on there since September 2011. Since the Freeport’s workers went on strike, they experienced a lot of horrible harsh treatments from the Indonesian officials. They got hit and some of them even died because they were shot.

A lot of pensioner workers, who used to work for Freeport for 20-30 years ++, didn’t get their pension benefit properly. There was one of them who worked for 30 years, but Freeport only acknowledged the last 9 years and gave him a very little amount of money. They have done anything they could to get their rights back, but unfortunately, those Indonesian officials’ heart and conscience have been ‘brought’ by money.

Until today, riots and gunfire are still happening, leaving the resident with no peace or ease. Some of the representative of the Papuan then came to Indonesia, did demonstrations, asking ‘nothing but freedom.’ They were no longer asking for higher wages; they want Freeport and Indonesian military to be pulled away from their land. They want to be separated from Indonesia; they want their ‘earth’ back. They have lost their trust and hope to Indonesian government.

This slaps me really hard in the heart. People in Indonesia spread the word of KONY2012 so passionately, but all of them forget to look at their surroundings, to look at their own brothers and sisters. I am 100% not blaming them for supporting that KONY thing. I just pity my own country, my own people.

I will not mention those Indonesian managements in Freeport Indonesia. They are all just a bunch of selfish people who prioritize their own wealth above all other matters. They make their own self rich, and they don’t bother helping considering their own brothers and sisters.

Freeport is so big in Indonesia that it helps our country’s economic a lot; I believe the government in Indonesia enjoy every benefit they get from Freeport, but look at what happened to those workers in Papua? (Not to mention how much money Freeport get from Indonesia.)




We – Indonesian people – have been struggling on this same shit for such a freaking long time already; and because of that, a lot of Indonesian people – who are not the victim of it – tend to close their eyes and shut their mouths; move on with their life as if there is nothing we SHOULD or COULD do to stop THIS.

I am so sad that no one seems to concern much about this kind of thing. This whole time, I’ve spent a lot time reading news and watching videos about what Western people have done to our country. Few months ago I watched the 30 minutes documentary about Philip Morris Corp (the owner of Sampoerna) who aims young people in Indonesia as their target of smokers. Government did nothing but to eat all the money they got from Philip Morris and watched their kids contaminated by toxics they have smoked since they were 2 years old. Yes, there was a 2 years old kid who has been smoking 15 cigarettes everyday.

Both of these Western company have gained SO MUCH money and advantages from our country, from our nature and people… the very least we – Indonesian people – can do, is to set the limit of their doings, prevent them from harming our people even more. It’s so easy and logical, but all of the ‘old men’ in our country who have powers have seemed to be blinded by money and wealthy.

So what remains is us, the young generation.

I didn’t speak an excellent English and I didn’t write a perfect English grammar. But even if you don’t too, that doesn’t mean we couldn’t do something against those Western companies. We can start from here, from fixing our country first.

I know we have a really long road in front of us. To change this country and to remove all the corrupted living bastards, is that even possible? It is just like a dream to me. But then I tell my self that is ok to have a dream. It is ok to believe that you can make that dream comes true. You don’t stop dreaming… because when you do, you’ll stop trying and believing.

Honestly I hate this country too, a lot of times. I hate all the dirty people living and controlling this nation. But since it’s ‘my home’ I gotta stand for it no matter what. Because if it wasn’t us – Indonesian young generation – who defend and fight for our country, no matter how rotten it is now, who else will?

For now, the best I can do for them is this... is to share their heartbreaking stories in this blog and to pray that someone out there who has power will read and help. I am only a hopeless girl who has no muscle to fight, no big money to help them, and I understand nothing about politics and etc. But I believe, the more people know about this, the more chance we have to make a difference. I really hope this long (and maybe boring) writing could touch at least one heart and make her/him CARE for those people and the future of this country. I hope this writing could make at least one person to think, that this is the kind of news they’d want to talk to other people about. People should know about it, people should open their eyes and witness the suffering of our own people by them selves.

So watch the video and spread it, spread it wide! ALKINEMOKIYE - FROM STRUGGLE DAWNS NEW HOPE

22 March 2012

The cutest cool-kas man alive.


HAHAHA! Sumpah mau ngakak ngetik blog post yang ini nih xD Eiittt jangan ngejudge apa2 dulu meski sudah melihat foto diatas. Sang pacar tetap adalah orang yang COOL (hopefully) di mata publik dan di mata saya! Jadi kemarenan ini gue sempet ngehack Fb dia dan mengetikkan status yang dihighlight ungu tersebut (liat foto di atas). Sekitar 5 jem kemudian, dikarenakan masih bosen di kantor, jadilah gue ngepost foto yang dihighlight warna kuning. HAHAHA tapi gue yakin 185% sang pacar pasti ngomel or even bisa marah sama gue kalo dia tau gue ngepost foto itu, soalnya kan di Fb banyak temen2 sekolah plus keluarga dia yang hanya mengenal sosok "cool-kas"nya dia. Wkwkwkwk, alhasil gue apus deh fotonya...

Tapi you know, hati gue ga tenang di malam maupun siang hari, ketika lagi pup gue gelisah, ketika lagi mandi gue cemas. Rasanya ada yang kurang dalam hidup ini... seperti sesuatu... yang belum ke-achieved. NAH oleh karena ituuuuuu, gue memutuskan untuk ngepost foto exclusive itu exclusively disini!! YAY!

\(^o^)/ What a very understanding girlfriend I am! Oke deh cupsy cup, kabur dulu, ciaoooooo! Have a wonderful weekend everyone!!!! <- Maap gue seneng abis besok Jumat tanggal merah! Woohoo! 3 holidays in a row for me x) Dudubay! :)

Ps: Foto di atas bener2 diambil oleh sang pacar sendiri waktu dia visit kamar gue di Ausi tahun lalu. Itu idung badut punya gue bekas prop buat kelas theater. Dia moto pake hp gue simply to make me smile when I check on my phone's gallery :) He didn't tell me, I found it out by my self. He is just sweet isn't he? <3

The killer smile.

She is so gonna conquer a lot of boys later.

21 March 2012

Jokowi Ahok!

Mega Finally Approves Jokowi-Ahok

TEMPO InteractiveJakarta (20/3/2012):The Indonesian Democratic Party of Struggle (PDI-P) has finally supported Solo Mayor Joko Widodo and Basuki Tjahaja Purnama to run in the 2012-2017 Jakarta governor-deputy election. Basuki, or Ahok, is a member of the House of Representatives (DPR) from the Golkar faction. He is also the former regent of East Belitung.

“By saying bismillahirrahmanirrahim, we’re handing the documents to the General Election Commission (KPU),” said Jokowi, when registering at the Jakarta KPU last night.

Jokowi and Ahok arrived on a public micro-bus Kopaja. “We’re not trying to make a sensation,” said Jokowi yesterday. “I just want to prove whether the Kopaja is still fit for operation. Apparently, it’s time to replace them,” he said.

Ahok yesterday said he had not notified Golkar chairman Aburizal Bakrie about his candidacy. Several Golkar executives have strongly demanded Ahok resign or be dismissed. “Whatever the result, I’m ready,” said Ahok yesterday. “This is a state task. Moreover, Jokowi and I have the experience. I was the regent of East Belitung,” he said.


(Source: http://www.tempointeractive.com/hg/nasional/2012/03/20/brk,20120320-391481,uk.html)

----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jokowi-Ahok Bukti Partai Tak Bisa Dibeli

Pagi ini, Senin (19/3/2012), kedua partai ini rencananya baru akan memastikan calon wakil gubernurnya. Peluang terbesarnya adalah jatuh pada anggota DPR dari Partai Golkar Basuki Tjahja Purnama atau biasa disapa Ahok.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, sampai semalam, menegaskan Partai Gerindra akan tetap mendorong PDIP pada pencalonan Ahok.

Partai berlambang burung Garuda itu menilai Ahok pernah punya pengalaman menjadi Bupati Belitung dan sukses.

"Pasangan Jokowi-Ahok juga mencerminkan pluralitas. Jakarta itu Ibu Kota metropolitan. Harus plural," kata Fadli Zon.

Ahok sendiri, sampai semalam, masih menunggu kepastian itu. Namun, apa pun keputusannya hari ini, dia tetap mengapresiasi. "Kalau Jokowi Ahok terpilih, ini bukti nyata bahwa tidak benar kalau Anda tidak punya dana, anda tidak akan pernah dicalonkan partai. Buktinya DKI yang orang berpikir uangnya harus punya buat beli partai, ada partai yang mau pilih Jokowi-Ahok" ujarnya.

"Persepsi parpol hanya mau pilih yang bayar terbukti tidak benar. Yang penting punya karakter teruji bersih, transaparan, profesional parpol akan mau calonkan BTP," kata anggota DPR berinisial BTP itu sambil tertawa.

"Akan tetapi, apabila dirinya tidak terpilih, artinya pihak Gerindra atau PDIP merasa Jokowi-Ahok, tidak akan menang, sehingga harus dipasangkan dengan pasangan lain," kata Ahok tanpa beban.

(Source: http://megapolitan.kompas.com/read/2012/03/19/07421487/JokowiAhok.Bukti.Partai.Tak.Bisa.Dibeli)

----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sumpah jatuh cinta pada pasangan ini. Definitely bakal pilih mereka. Buat semua yang punya KTP, c'mon, bantu mereka! I (and a lot lot lot of people) believe they can bring changes to Jakarta (and even Indonesia)!

19 March 2012

Nasib jadi orang yang bawel sepihak.

Jam setengah 7 sore, masih nunggu dijemput Ie2 gue, udah gelap, terjadilah percakapan ini bersama Mama di depan toko Mama.

C: Maaaa cerita2 yukkkkk..
M: Ng..
C: Maaaa cerita2 lah ayo apa kek gituuuuu *mulai maksa*
M: Cerita apa.. *sambil korek2 tas*
C: Ngomong apa kek Ma jangan wa doang yang ngomonggggg *makin maksa*
M: Mmmm. *ngeluarin jepitan rambut dari tas*
C: Maa ngomong apa gitu.
M: Ngomong apa.. *sambil jepit rambut*
..
True story.
Hahahaha. Tapi abis itu dia juga ngomong si tentang 'mau kecilin perut'.
:p :p

Cenin is finally engaged!

Woemji semenjak pulang Indo gue jadi (aga) jarang ngepost di blog ya bok ya :| Hmppph jadi extremely sedih melihatnya, masa bulan Maret 2012 baru ada 10 posts (tambah ini jadi 11)? No wonder visitor blog gue setiap harinya berkurang drastis dari 1500 visits jadi cuma 750 :s

Ahuakakakakakak jijay ketabrak bajay ya. Anyway busway, nci gue baru aja bertunangan kemaren siang JRENG JRENGGGGGGG *DRUMROLLLLLL* DHUARRRRRR *PETASANNN* GEDUBRAKKKKKKK *BANGKU JATOHHH* TIK TIK TIKKK *SUARA KEYBOARDDDD*
.... Makin menyedihkan ya kalo uda lama ngga ngepost, sekalinya ngepost malah kontennya geje begini....

Okelah kembali ke topik. Intinya, selamat kepada Monina Iskandar yang baru aja bertunangan sama cowonya yakni Andrew Pangestan..... (apa Pangestu ya...... ngga lah Pangestan kayaknya.......)! WOOHOO!

<3

IBU SURI..................


Minta SIM -> Surat Ijin Monina.

"Sam, gigi manaaaa?" -> Eh malah melotot nih anak.

Bergaya cama Mami >.<

Pweety girls in oranje xD

The love of my life. And The Power Puff Girls.

Congrats my pretty sis :')


Wish both of you the best <3

16 March 2012

Keep both money and loyalty. One has no value without the other.

Akhir2 ini gue bener2 lagi desperate 'minta duit' gue dibalikin dari Agen yang ngurusin gue ke Malay dulu. Jadi security deposit gue di Taylor's dulu diurusin sama dia, dan butuh kurang lebih sekitar 1 tahun setelah gue cao dari Taylor's buat duitnya keluar (gue keluar November 2010). Dia juga berbaik hati mau mintain security deposit temen gue Shinta, meski sebenernya Shinta ga pernah pake jasa agen dia.

Masalah gue minta duit balik ini udah berlangsung berbulan2 dan sumpah demi Tuhan, hati gue cape banget. Banget. Setiap kali gue nyapa dia lewat bbm, gue selalu tetep sopan, ga kesel, bilang thanks berkali2, dan gue ga bisa marah, karena gimana pun juga dia bantuin si Shinta temen gue tanpa dapet imbalan apa2. Gue jadi ngerasa grateful and berhutang budi sama dia in some way.

Hubungan gue sama agen gue selalu baik, dia sendiri orangnya memang ramah dan baik and I used to think they're very professional, but now I'm starting to doubt it.Ga usa lah gue sebutin disini nama agency nya apa, yang pasti kepercayaan dan loyalty gue ke dia uda runtuh. Ga akan ada lagi another promotion or recommendation for her. Gue berhak seberhak-berhaknya mengexpose perjuangan gue disini, because I have already reached my limit. Seriously.

Berikut adalah history bbm an gue (C) sama dia (X). (Chattingannya ga exactly sama, beberapa gue singkat supaya ga kepanjangan, tapi intinya semua sama 100%)

19 Agustus 2011
X: Cil, refund uda beres, shinta juga, cuman duitnya masi di KL.

21 Desember 2011
C: Ci deposit aku sama Shinta yg uda beres gimana?
X: Dateng aja ke kantor, telpon dulu ya tapi. (So then I thought semua uda beres)
C: Ci Shinta tanya bisa transfer ke bank dia di Malay dalam bentuk RM aja ga?
X: Bentar ya Cici cek ke Maybank (Maybank-> bank di Malay) besok.

5 Januari 2012
C: Hi Ci duit aku gimana? Belum di transfer ya? Gimana Ci punya aku bisa di transfer BCA aja? Kalo punya Shinta repot aku tinggal bilang dia pake BCA aja.
Ga ada balesan.

9 Januari 2012
C: Ci gimana perkembangannya? Sekarang lg nungguin apa Ci kalo aku boleh tau? Jadi aku tau gmn progressnya. Soalnya dr kmrn aku blank ni lagi nunggu apa ato gm prosedurnya.
X: Udah beres, lagi nunggu transfer dari KL aja. Kan dikasih cek, cek itu uda dimasukin ke RHB, nah dari RHB harus transfer ke bank di Indo. Ini orang Malaysia ga ada yg dateng. Feburary baru dtg, baru bisa Cici titipin ceknya.
C: Oke ci Februari kabarin lagi ya.

7 Februari 2012
C: Hi Ci uang aku uda turun?
Ga delivered.

8 Februari 2012
C: PING!
X: Cil uda di Cici duitnya, suruh si Koko (suaminya) yang transfer. Minggu ini ga sempet transfer, lagi ada tamu, minggu depan boleh ga?
C: Boleh2 ci.

21 Februari 2012
C: Ci uda di transfer belum?
X: Bentar ya Koko lagi ke airport, lupa mau nanya lagi.
C: Ok kasi kabar ya Ci, aku udah ditanya2 Mama terus.

22 Februari 2012
C: Ci udah tanya Koko?
X: Cil Koko lupa huh, katanya minggu ini pasti ditransfer. Paling telat Sabtu kata dia.

29 Februari 2012
C: Ci uda transfer belum?
X: Bentar Cil.
Dan pembicaraan berhenti disana karena dia ga bbm gue lagi.

9 Maret 2012
C: Ci uda ditransfer kan? (Uda cape nanya 'uda belum' jadi coba 'uda kan?' instead)
X: Cil Koko baru pulang dari Malaysia sekalian ambil punya Shinta (nah disini gue ngerasa ranchu, bukannya punya Shinta udah keluar dari dulu??????? Tapi pemikiran gue: whatever lah yang penting udah cepetan aja selesein.)
C: Oke hari ini ya Ci, jangan lupa, thx.
X: Iyee hari ini sampe neng.
C: Yda besok aku bbm lagi abis cek.

12 Maret 2012
C: Ci aku udah cek, tapi belum ada yang masuk?
X: Duh dikirim kmn sama si Koko ya kemaren, Cici belum ketemu dia, bentar ya.
C: Oke tar malem aku bbm lg.
X: Okei.
C: Ci udah ketemu Koko?
X: Belum Koko lagi meeting.
C: Oke tar malem aku bbm lagi deh.
C: Ci gimana? Tolong ya Ci tanya Koko, diberesin hari ini juga, aku uda ditagih2 orang ni. Ga enak banget. Tolong banget thanks.
Ga ada balesan.

13 Maret 2012
C: Ci gimana?
X: Uda ditanyain barusan, dia salah kirim rekening. Harusnya ke kamu tapi malah ke orang lain (yang namanya Cecilia). Cici udah ngomong ke dia SEGERA ditransfer lagi.
C: Oke Ci thanks ya, entar sore abis kerja aku cek lagi.
X: Sip.
C: Ci entar tolong ingetin Koko lagi ya, belum masuk ni duitnya.
X: Dia lagi les mandarin, ga bisa diganggu katanya, entaran lagi katanya.
C: Ya uda suruh ntar malem aja Ci ato besok ya Ci. Suruh jangan lupa ya Ci, hehe thanks Ci.

Sampe 15 Maret gue pelototin tuh rekening belum masuk2 juga....... Gue ga tau mau blame dia ato suaminya, well I prefer to blame both. Finally gue minta tolong Ie2 gue (yang ngenalin gue ke agen ini) untuk urusin sisanya. I GIVE UP.

Sesusah itu kah.... spend just 10 minutes in front of your computer, and send those effing money to my account? Apa karena gue anak kecil dianggap remeh begini? Kecewa banget. Respect gue ilang bener2 sama mereka. Abis duit gue keterima, gue ga mau lagi berurusan sama orang2 kayak gini, yang ga bisa menghargai orang lain. 

Don't blame me for acting and thinking like this, I've tried to tolerate and understand you guys for a lot of times already. Have you all tried to do so to me? Have ya?

15 March 2012

Happy White Day Plus One Day!

Someone used to say to me that no happiness can be guaranteed even in a relationship where the couple match each other perfectly 90%.. because what will be important in the future is how they handle the 10% differences; how they tolerate those 10% things. It's the 10% that really matters.

And yes. It all make sense.

I'm pretty much realized that me and my bf are still trying to 'work with' those 10% things. Even though we've been together for years, adjusting - or even harder, accepting - is never easy.

So for now I decided to avoid those things as much as I could... because he - and our relationship now - is just too important to be contaminated by these same things over and over again. Let's avoid it until we can do it no more; until maturity and experience teach us a lot more things, and only then we talk and choose the final way.

Happy White Day Plus One Day!

14 March 2012

What I've been addicted to currently.

Currently I am sooo into cute little pouch like this!
The above one has three pockets and this one only has two. They are handy, cute, and useful!
Look at themmm awhhh! They looked like siblings playing together right, right, right? xD
Let me tell ya this book (and movie) is gonna be BIG! No kidding, they're trending everywhere!
Therefore I bought my self its first book of the trilogy :)
Reading The Hunger Games couldn't be more perfect without this cute purple elephant bookmark.
Since I didn't have any plastic to wrap my new book, I used these A4 papers instead -.-
Whatever as long as my book is safe :p

12 March 2012

Some pictures yay me likey!

Tindakan pencegahan macet dan nyasar. Hm.

Menandakan gue sangat ga ada kerjaan di kantor (kadang).

Resolusi bulan Maret yang rada geka dan gagal.

Another baby pillow! Her name is Antalia xD

Antalia with her clothes on :)

My baby twin ;')

09 March 2012

Manggis dan markisa... aga susah ya ngebedainnya.

Akhir2 ini ada beberapa 'nguping cicilia' yang mau gue bagikan di blog, apa daya belum sempet2. Anyway 'nguping cicilia' itu awalnya label yang gue kasih untuk semua percakapan yang pernah gue alami atau denger -> niru2 Overheard New York, hehehe. Nih lah satu dulu, sisanya nyusul entar malem (kalo gue masih melek) soalnya perlu ada foto segala :p

Percakapan dengan orang dapur (OD) barusan:
C: Mas ini buah apa si?
OD: Manggis mba.
C: ?? Dalemnya kayak apa si mas? Ada biji ga?
OD: Ada biji mba.
C: Ng... susah ga si makannya?
OD: ....... Ngga terlalu susah si mba hahaha *ketawa kecil*
Mungkin dalem hati dia bilang, 'Tinggal dikunyah terus ditelen mba.'
C: Oh, cara kupasnya gimana mas?
OD: ........ Dipencet pake tangan aja mba.....
C: Oke deh mas... thanks ya...

Sekarang baru berasa, rada bodoh juga ya pertanyaan2 gue barusan :/

07 March 2012

But then what are you if I do so.

Kept me waiting, almost every time.
Should I cry to let know I dislike it?
I do want to cry now.
Kill my remaining excitement.
Should I stop depending on.
Should I.

06 March 2012

My freaking scary driving stories.

Jadi begini teman2 sekalian, akhir2 ini (tepatnya semenjak gue nabrak), gue mulai mengalami KRISIS kepercayaan diri menyetir, KRISIS mencintai negara ini, dan KRISIS menahan pipis di tengah kemacetan. Tidak lupa KRISIS kenaikan harga bbm -> betul sekali bbm baru naik, masa shell super jadi 9200. Rawr.

Anyway busway ada beberapa pengalaman selama menyetir di Kelapa Gading - Pulo Gadung yang menurut gue sangat patut untuk gue bagikan kepada para fans ng anu teman2 sekalian. Ahem uhuk.

Kejadian no.1, sinopsis: Tepat kemaren sore hari Senin, gue perjalanan dari kantor-rumah 2.5 jem, diakibatkan macet dan gue sempet nyasar. Mari simak diagram oret2 di bawah ini:



Orite, jadi Yang merah itu adalah PTC (Pulo Gadung Trade Centre, semacam mall disana) nah kantor gue yang warna ijo. Dari pertigaan PTC ke kantor gue 2.5 km, so yeah kantor gue itu aga sangat masuk ke ujung.

Yang biru adalah jalur pulang pergi gue yang biasa dan sehari2 (kantor gue di sub-jalan/gang Rawa Gelam 4 namanya) nah kemaren itu gue berpikir mau nyari jalan alternatif karena di otak gue SOMEHOW jalan alternatif gue bakal lebih cepet mengantarkan gue ke PTC. Entah gimana pokoknya peta yang tergambarkan di otak gue waktu itu rasanya make sense aja.

Jadilah kemaren sore gue mengambil rute warna ungu dan terjadilah kesemerawutan tersebut. Sigh.... komplitnya gimana uda lupa, liat aja gambar lah, kurang lebih begitu :( Sialan banget. Akhirnya gue macet 1 jem lebih buat keluar dari PTC T______T

Mulai hari itu gue bersumpah ga bakalan sok pake logika mikirin jalan alternatif segala, uda tau jalan utama aja sukur. Huhuhu.

Kejadian no.2, sinopsis: Ini terjadi kemaren juga abis gue nyasar. Jadi ya Pulo Gadung itu kalo udah jam 17:10 KE ATAS uda pasti macet kayak kesetanan. I'm not lying. Beda 5 menit aja MATTERS banget. Gue keluar kantor jam 17:05 masih lancar, begitu 17:10 (kayak Selasa hari ini) uda kena macet 50 menit, sigh. Nah kemaren karena nyasar dulu, gue baru balik lagi ke Rawa Gelam 4 jam 17:15 an, which means selamet anda pasti kena macet. Tapi gue ga nyangka macetnya kayak apa..... Simaklah...... gambar berikut ini:



Nah itu perempatan gede di dalem Pulo Gadung, right before pertigaan raksasa PTC. Mobil Toya gue yang warna ijo, yang ungu adalah kontainer2/truk/tronton/traktor/buldozer/mobil besar lainnya. Yang item mobil normal pada umumnya... dan yang merah..... benar sekali.... MOTORRRR........

Ya oke lah gambarnya memang aga lebay, kalo beneran situasinya kayak di gambar berarti motor A lagi digendong penumpang motor B, atau motor C berada di atas kap mobil D, dan lain2. Intinya ya mereka kaga tiban2an cuma ya semerawut itu lah keadaannya.

Gue berada di paling depan dan gue ga berani maju. Banyak banget mobil di jalur kiri gue akhirnya belok kiri (gue suspect lewat kiri juga bisa nembus ke PTC dan ternyata emang bener kata kolega gue di tempat kerja, cuma karena waktu itu gue abis nyasar, gue ga berani 'menggunakan logika' gue lagi :p)

Akhirnya gue ga jalan selama 15 menit, once again, I'm not lying. Gue stuck disana 15 menit, begitu pula tronton gede di samping kanan gue. Saking kaga ada yang mau ngalah. Setelah akhirnya berhasil maju, gue pun ga bisa maju karena ada tronton gede yang badannya nutupin 1 jalan (dia belum bisa belok dengan full karena masi macet, jadi harus pelan2). Aduh saking chaosnya, not to mention motor yang nyelipin gue dari depan belakang kanan kiri (mereka semua nyelip lewat depan gue, jadi gue mau majuin mobil juga extra pelan2, takut nyenggol mereka), gue sampe telp sang pacar dengan suara half mau nangis. I was so scared. Plus nyokap uda nungguin gue di halte bus lama banget T_T Akhirnya gue minta ditemenin ngobrol and sang pacar nenangin gue. Fuh what a day.

Kejadian ketiga terjadi sore tadi (Selasa, 6 Maret ya, kejadian 1 and 2 terjadi Senin 5 Maret). Berikut gambarannya:



Nah seperti biasa si Toya yang warna ijo, ungu angkot, merah motor, dan item mobil biasa. LAGI2 gue berada di paling depan T_T (well I know why, karena mobil2 begitu mudah memotong gue yang jalannya lelet) T___T hiks mau nangis inget2nya.

Seperti yang terlihat pada gambar, gue pun stuck gara2 kepotong angkot. Akhirnya mobil di kiri dan belakang2 gue pada belok kiri muter lewat belakang angkot buat tembus ke jalan sebrang (rute warna biru). I would like to do so too! Tapi gue terlalu mepet sama badan angkot and belum lagi banyak motor2 sialan yang nyelip di depan idung Toya, akhirnya gue stuck lama banget ga gerak sembari deg2an ga karuan.

Gue berpikir, mampus gimana ni gimana, semua ga ada yang mau bantuin gue.... Sampe akhirnya salah satu supir angkot yang lagi ngantri motong itu (dia letaknya aga belakang2) nolongin gue dengan kasi tanda pake tangan ke gue. Awalnya gue ga liat, tapi dia ngelambai2 terus dari jendela angkot dia. Dia suruh gue pelan2 belok kiri pas angkot depan gue mulai maju (jadi ada space antara idung Toya sama badan angkotnya), terus dia kinda parkirin gue sampe gue ngelewatin angkot dia dan pantat angkot belakang dia.... Huhuhu gue terharu dan lega banget. Akhirnya gue kasi dia tangan dan kedipan mata 15 kali berturut2. Hahaha.

Baru setelah itu gue bisa lolos dari ke-stuck-an maut itu. Fuh.... Gue bener2 seneng banget... Gue ibarat orang bego stuck sendiri, dimana mobil kiri dan belakang gue semua langsung belok kiri. Ga ada yang peduliin mobil gue waktu itu... Luckily masih ada supir angkot yang berbaik hati. Fuh.

Besok gue memutuskan ngga nyetir dulu, secara hari ini butuh 2 jem buat pulang. I'm so frickin tired of driving. Hahaha. Bukan cape nyetir sih, cape macet tepatnya :/

Oke deh, WOW ini such a long post ya. Yoda night ya semuanya. Doain gue tiap hari lancar dan aman ya nyetirnya, secara gue bawa nyokap juga. Dudubay :)

05 March 2012

Kekecewaan yang cuma bisa terobati oleh harta dan kekayaan.


Jadi ceritanya, malem harinya abis gue nabrak motor Kamis 1 Maret lalu, gue janjian makan sama sang pacar. Exactly 2 seconds abis naik mobil dia (dengan keadaan mobil dia masi terparkir di depan rumah gue) I couldn't help my self but to burst into tears (sampe terisak2 loh) gara2 masih syok nabrak and emang udah kelamaan nahan2 air mata di depan anggota keluarga gue yang lain.

Gue pun expect sang pacar meluk or at least nenangin gue dengan cara mengelus/menggenggam/menggosok/mengasah/mengongseng/menggendong atau melahirkan gue (nah mampus makin ngaco) but he didn't really do much that time. Kata do i sih dia kaget dan ga tau harus ngapain :p Booooo, lelaki emang makin lama makin kaga romantis kalo uda lama jadian, pret. #mampoes-gue-bold-tandanya-gue-serius-Ej

Nah keesokan harinya, gue masih suka ngungkit2 kejadian ini sembari pura2 aga bete. Dia pun selalu bereaksi minta maaf. Suatu kali, terjadilah percakapan ini:
C: Huh ga tau lah masih sakit hati gara2 kemaren.
F: Iya aku minta maaf aniiiii soal kemaren... Sori aku ga bisa ngelakuin apa2 buat kamu (gue udah yakin nih ngomongnya mulai ngaco pasti lagi ga gitu konsen.. bener kan tiba2.....) Eh gila liat tuh mobil Jeep nya keren bangettt!!! *sembari nunjuk jeep di pinggir jalan terus mendadak excited*
C: ...................................... Definitely aku bakalan ngeblog tentang ini. Tulis di notes handphone dulu biar ga lupa. (And yes people, I indeed wrote it down on my phone, haha just in case I forget the detail :p)

Hahahaha lelaki sialan. Sayang kantor gue gersang lelaki tampan, kalo ngga udah gue bikin 'insecure' dia :p :p

Ps: pardon me for the &^%@#*^! title.

04 March 2012

Mama dan temple run.

Baru aja ngajarin and nyuruh nyokap maen Temple Run (game di iPod):

C (Cicil) : Ma nih ya kalo ada pohon Le lompat, seret ke depan begini. Nih belok kanan seret ke kanan jarinya, belok kiri seret ke kiri.
M (Mama) : *Masih diem seribu bahasa*
C : Kalo ada lobang begini Le ngesot, nih ngesot begini nih, diseret ke belakang.
M : *Tiba2 nyaut* Emangnya gua suster ngesot.
C : ..................... Ya udah lah pokoknya coba aja nih *maksa nyodorin iPod*
M : *Maen 2 detik, lompat masuk ke rawa2, langsung mati dimakan buaya*
C : Hahahaha!!!! *ngetawain dengan bahagia*

03 March 2012

Apdetan.

Omg. A lottt of things happened lately! Dan gue udah mau banget ngeblog-in itu semua dari kemaren, apa daya waktu dan tenaga belum ada. Nah berhubung hari ini Sabtu, lemme conclude what happened to me lately:

1. Si Toya nabrak motor T____T sampe idung bagian depannya somplak masuk semua. Hiks. Kronologinya gue super males untuk nyeritain lengkapnya. Intinya motor itu berhenti di depan si Toya, EXACTLY berhenti di depan idung Toya, and by the time gue ngerem, dia tetep ketabrak karena gimana pun juga gue butuh few seconds buat totally ngeberhentiin mobil gue. Sigh. Luckily dia ga kenapa2 (gatau ini lucky apa sial, secara cuma lecet doang tuh orang); dia langsung immediately mengakui kalo itu salah dia, lalu after few minutes talking, akhirnya damai di tempat dan ga ada uang sepeserpun yang dikeluarkan. Still, gue lebih rugi kemana2. Mobil masi baru, plat permanen aja belum keluar, dan paling penting gue sama nyokap shock setengah mati. Mental menyetir gue pun runtuh sampe ke tanah.

Gue bener2 wondering kenapa ga ada budaya tertib yang tertanam pada mental2 pengemudi motor di Indonesia. Oh yes pengemudi mobil juga banyak yang ga tau aturan, but please tau diri. Mobil nabrak mobil masih bisa didiskusiin sapa yang salah sapa yang bayar. Mobil nabrak motor, kartu merah, yang salah pasti mobil, entah sapa yang sebenernya salah dan sapa yang lebih dirugiin. Sayang kek sama nyawa sendiri. I have nothing else to say lah pokoknya. This is only gonna make me hate this country more. And also all the rubbish live in it.



2. Finally I get my own computer at the office! xD Semenjak Senin minggu lalu, gue juga mulai bawa bekal dari rumah (no longer makan katering yang disediain kantor, bosen :p) Hehehe. I feel like I'm going back to high school time dimana gue bawa makanan sendiri dari rumah dan ga pernah jajan. Dari dulu, gue selalu enjoyyyy banget makan bekal rumah karena rasanya selalu enak :p It somehow cheers me up :)




3. Awh look at this cute, naughtly, and flirtatious little girl. She's growing really fast :') And she's becoming really-really pretty lately :)





Page views.