27 September 2012

Happy happy happy birthday my dear friend.

Hurraaaayyy today is my friend's birthday, Winson. When it comes to talk about this person, I really don't know where and how to start. There are tons of too much memories between us. He is probably one of the most annoying person in my life, but at the same time, the most lovable and loyal friend I have ever had. Getting angry and pissed at him is a usual thing for me, but I know there is always this one constant feeling that lies inside my deepest heart every time I do.

It's affection and love.

It's almost countless that I get angry at him because of his childish behavior, but he never gets tired of accepting me for who I am, and understanding all my bad sides and temperament. He never pushes me away.

I am truly, truly blessed and grateful to meet him in high school and have him as a friend since then. I wish him abundance loves and lucks for his new age. I wish him to stay healthy and happy just like he is today. And may everything good stays with him forever.


Ps: I recorded this video at my office female rest room.

Sent him a voice note at midnight and then missed his calls because I have already asleep.
Ps: haha, the 'selalu galak dan jutek' part makes me laugh so hard >:D
Still sayang him though :)

Have a wonderful birthday! :))

26 September 2012

Finally my very own room.

Finally... What I've been waiting for... :')


Even though I know my mom didn't really like this idea, and she maybe kinda pissed off at me right now.. I can't lie that I am happy. I am not a hundred percent satisfied right now, cause I still have this guilty feeling to my mom and sister. I have been acting very annoying and childish lately. Well it's complicated and I don't feel like explaining; what's important is they (my mom and sis) are trying really hard to fulfill my wish. And here I am, thinking that I have matured enough since I have start working and earning my own money.. only to find out that I am still as childish as I was ten years ago. I have always been this way.

Once again, thank you. Sincerely thank you.
Akhir-akhir ini gue rada banyak pikiran. Hal-hal yang ga gitu penting pun ikut mengisi otak siang dan malam... Contohnya:

1. Mengapa blog gue makin lama makin kaga ada warna. Untuk itu pardon me kalo kalimat ini aga terlalu rame.
2. Should I buy the iPhone 5?!?! For quite a lot of reasons gue jadi lebih cinta sama Samsung Galaxy S III, tapi deep inside rasanya gue ga bisa mengkhianati Apple. Yah Apple user pasti ngerti lah ya perasaan ini. Lagian gue terlanjur get used to Apple interface juga.
3. Kenapa jerawat batu kalo muncul di dagu itu sakit banget, kenapa.

Dan lain-lain.

Haha jijok. Ngga lah.. Sebenernya pun gue udah ngetik panjang lebar, tapi entah kenapa gue delete lagi semua. Dan jadilah post yang aga aneh ini. Kayaknya ga mau mengotori blog dengan hal-hal di hati yang kurang enak.

Singkat kata gue lagi diambang akan memiliki kamar sendiri atau tidak sama sekali. Yah gue wish for the best aja deh... Setelah sekian lama ngotot, ngambek, ngerengek, nangis, berantem, nagih, dan lain-lain.. gue sampai pada titik pasrah. Karena emang hal ini hampir ga mungkin karena beberapa alasan. Kalo emang ga bisa ya udah, gue ga mau ribut-ribut lagi.

Gue bakal mengadjust diri dengan keadaan yang ada.

25 September 2012

The wedding day.

23 September 2012, Ritz Carlton Hotel, Kuningan, Jakarta.
Taken by Cindy.








<3 A lovely picture, isn't it?


My super guy. Thank you for accompanying me from noon to mid night :') 
 
HAPPY WEDDING MY SIS :')

Choir setelah sekian lama. Alias kaga pernah ikutan sih sebelumnya.

Hari Sabtu kemarin tanggal 22 September gue menghadiri acara ulang tahun bokapnya big boss gue di kantor. Disuruh jadi choir gitu terus ada bagian nyanyi solo masak :3 (ahem cuma nyanyi sebaris juga sih).

Jangan diketawain, maklum choir kecil-kecilan di kantor, anggota pun cuma sebanyak
jari tangan. Hehehe.


Yeyima kaci udah ditemenin ayang :*

24 September 2012

Ternyata jago juga nyaut gaya anak muda.

Percakapan dengan nyokap barusan, ketika lagi liat-liat foto sangjit nci gue seminggu lalu.

C: Gila rambut wa udah ga jelas banget disini.
N: Yang nikah bukanlu kenapa harus jelas.

..

Literally dia bilang 'lu' dan 'kenapa harus jelas'. Bisaan aja si mamak nyautinnya xixi.

Contoh karyawan kurang sopan.

Barusan gue masuk ruangan kantor big boss (boss tertinggi di kantor gue) untuk menanyakan beberapa hal. Entah kenapa, instead of ngabisin pisang yang lagi gue makan, malah gue bawa tuh pisang ke dalem ruangan dia. Jadilah gue ngobrol sama big boss sembari makan dan pegang pisang.

Begitu keluar ruangan 2 temen gue ngakak-ngakak ngomong, "Keren banget lu barusan." Gue pun bingung dan membalas, "Kenapa?" Kata temen gue, "Masuk kantor JS (inisial big boss) sambil makan pisang!" Lalu ngakak lagi lah mereka berdua.

Terus gue ngomong, "Haha tadi pas lagi ngobrol selembar kulit pisangnya jatoh lagi di lante dia." Dan tertawa lah kita bertiga.

Abis selese ngobrol baru gue kepikiran, kadang otak gue tuh dimanaaaaa gitu ya letaknya?! Aigooh.

21 September 2012

Celebrating the Jakarta Baru.





"Kami tidak pernah bilang, pilih kami, ya, nomor 3. Tidak pernah. Kami hanya ajak warga pilih pemimpin yang bersih dan profesional. Kalau sudah begitu, lihat kami, lalu bandingkan dengan kandidat lain. Kalau kandidat lain lebih bersih, pilih dia jangan kami. Ini terus yang kami ajak," Basuki Tjahaja Purnama, 2012.

17 September 2012

15 September 2012

Ulah suster baru.

Percakapan barusan (Sabtu, 15 September, 21:30):

C: Ma, kok sarung Antal wa ganti lagi sih? (Belum lama ini baru diganti.)
N (Nyokap): Itu yang ganti si suster tiap minggu.
C: Oh, sus ga usah diganti sarung Antal aku, aku demennya sarung kalo udah dipake lama.
S: Wah.. Ya bau dong.
C: *Tertawa pahit* Haha.. Emang gitu. Aku biasa 2 bulanan baru ganti.
S: Ya bau keringet dong.
N: *Nyamber sembari lewat* Mending bau keringet, bau iler.

....

.. Bau keringet?! -.-""" Hellow lu kata Antal gw bisa keringetan?! Atau lu pikir gw kalo keringetan lap jidat ama kethek pake Antal?!

Siyaul nih suster sembarangan ngomong. Hahaha. Lama-lama gue kasih label GG juga ni (soalnya aga sama reseknya) :p

14 September 2012

Family.

Name one thing that gives you reason to live, but at the same time is so sensitive to you that it breaks you into pieces over and over and over again everytime something wrong happens.



I always tell my boyfriend that I want to have babies, soon. Not that I ask him to marry me thou! Seriously, is not that.

At first I thought it because I love baby. Well I do. But now that I think about it again.. I think maybe because I want to create my own family.

I wanna start anew. I really do.

Oon level trolling ini mah.

Percakapan dengan customer melalui email bener-bener barusan.

X: Mau pesen buku ABCD ya.
C: Kita ga ada, tapi bisa di import dulu dari luar. Harganya sekian sekian Rupiah. Gimana ok?
X: Ok. Bayarnya transfer ya?
C: Bisa langsung bayar di toko aja nanti kalau buku udah sampe. Mau diambil di toko mana?
X: Gr*media Sunter.

........................................................

MENGAPA, MENGAPA OH MENGAPA. Pengen gue tai chi nih orang rasanya. Gue yang lagi duduk rapi di depan komputer, langsung mendadak khayang begitu baca tulisan dia.

Ga bakal gue bales lagi emailnya ampe at least Selasa depan. Syetan.

13 September 2012

Sedikit soal kerjaan.

Akhir-akhir ini gue mengalami berbagai kejadian unik di tempat kerja. Dan beberapa di antaranya piss me off sampe mau mendadak flash mob di kantor rasanya.

Contoh:

1. Dipanggil "Agan" sama customer. Sumpah pengen gue bales, "Mbahmu!!" Dari duluuuuuuu gue udah pernah bilang ke sang pacar kok gue geli ya baca "Gan, gan, gan." Gandengan lo kira?! Ga tau kenapa geli aja deh pokoknya. Apalagi kalo digunakan di luar Kaskus.... rasanya mau naik pitam gue denger/bacanya. Uwes aga lebay. Ok kembali cool.

2. Dipanggil "Om." sama customer......... Pengen gue tereakin, "Jigongmu!!" Anu aga gimana ya, sok gaul ato apa ya kalo ngetwit ato manggil orang begini tuh? Jijok aja gue balesnya.

3. Beberapa hari belakangan ini.... Ada 2 case dimana customer ngimel gue nanya soal toko buku K*no..... dan ngetwit nanya soal Gr*med............................................................. Kan? Kan? Iya kan? Reasonable kan titik-titik yang super panjang ini........................................................? Ya kan? I mean hellooooowwww, kurang jelas apa lagi di alamat email sama id twitter company gue tulisannya apa? Iki piye to sampean ojo lali soko bure to nyang mate rokul.

Ok lah maksudnya mau ngedumel dalam bahasa Jowo, tapi cuma tau iki piye to sampean, sisanya ngasal.

4. Di email sama bule pake tanda tanya banyak abis such as, "Bla bla bla bla?????? Bli bli bli????? Blu blu blu????" B   a   n   g   k   e. Emangnya gue butak kaga bisa liat itu tanda tanya hah? Pengen gue bales, "Hey dudez if you speak lyke that againz to meh, Imma smack your buttz so hard that you shitz through your noze!" Tapi sumprit, ada aja loh customer bule, udah tua, masih juga kayak gitu cara ngetik emailnya. Dan dia pun bertanya hal simple, bukan pas lagi marah.

Baiklah itu saja, saya undur diri duluuuuuu ... . .  .  .  .   .    .    .     .     .      .      .

Patah hati karena apel.

Sigh. Khecewa gue sama iPhone 5. Specsnya ga beda jauh sama iPhone 4S. Kayaknya dulu pas 4S keluar gue wah banget, tapi suer bukan gara-gara si Siri, gue sih ga gitu into dia. Nah iPhone 5 ini kok rasanya so so ya? Apa karena banyak saingan juga kali ya? Kayak Samsung Galaxy S III sama Nokia Lumia 920?

Gue jadi dilema mau beli iPhone 5 apa ngga, padahal udah nunggu-nunggu dari dulu :s Dan rasanya gue jenuh dengan Apple yang selalu ngeluarin feature-feature 'tersembunyi'nya sedikit demi sedikit dari tahun ke tahun. Like there is no major changes. Padahal competitors semua mendadak gencar. Dari yang bukan saingan dia, sekarang beradu-adu di pasaran sampe bisa bikin dia insecure. Tiba-tiba aja out of no where mereka eye-catching. Sedangkan Apple ngga karena ga pernah mengeluarkan perubahan signifikan.

Ya tapi kadang mungkin bingung juga ya, apanya lagi yang mau diubah? Chip yang dipake sekarang aja udah sekecil-kecil upil, bisa-bisa 5 tahun lagi jadi tinggal segede tahi lalet Megawati kali. Seenteng-entengnya hand phone juga mau dibuat sampe seenteng apa lagi? Sekarang aja udah enteng.

Aduiiiii, pu ce tao shen me she hau lah pokoknya gue upset :(
Dan plis lah itu turunin apa harga, atau buat promo kek worldwide: 50% off untuk wanita cantik di Asia Tenggara <- seolah-olah gue ini..... Xi xi xi.

Maap aga jijik ya pemirsa.

Ya udah lah babay gue mau merenung sambil gigitin keyboard tetangga dulu.

11 September 2012

Si Mbabon.

Percakapan sama si mba pagi ini:

C: Mba nasi gue kebanyakan ini mah. 
M: Itu nasi non Kiang-Kiang tadi.
C: Hah nasi CeKiang?
M: Iya lupa dimakan kali.

Itu nasi jelas-jelas buat gue, dan tiap pagi emang disediain di atas meja. Nasi nci gue yah udah dimakan ama dia dari kapan tau, soalnya dia breakfastnya lebih pagi dari gue. Orangnya aja udah berangkat kerja, ya masa iya dia lupa makan pagi?

Haduh si mba tuh ya. Mau nyari alesan kok aneh gitu. Gue juga kaga nyalahin dia kali nasi gue kebanyakan, gue cuma ngomong doang. Pun gue kurangin sendiri juga akhirnya. Kayaknya ga bisa ditegur banget nih orang.

Terus ga lama kemudian..

C: Mba, lemon gue udah siap? (Setiap pagi gue minum lemon, dan si mba suka lupa bikinin.)
M: Belum.. Nunggu Nci pulang dari pasar..
C: Emang lemonnya abis?
M: Ngga sih, ada di kulkas.. (So? Buat apa nunggu emak gue pulang dari pasar? Ketauan abis dia lupa, cuma mau ngeles.)
C: Ya udah bikinin deh, gue tungguin.

Sumprit paling pinterrrrr ngeles dah nih orang. Udah gitu suka mengatas-namakan orang lain lagi supaya dia ga ketauan salah.

10 September 2012

Give me some time to mourn, the next thing I know I won't bother anymore.

I have been facing few bad days lately. Including today. This morning my car accidentally scratched a motorcycle (the female motorcyclist was doing okay), luckily some people who witness it picked my side by telling that woman that it was her fault. That woman didn't come to confront me thou (I think she knew that was her fault), but I still don't feel easy as I scratched my own car pretty badly. Damn.

Anyway that's not the main thing that bothers me and makes me feel anxious.

It's the burden. The burden of trying to make other people happy.

It's the burden I get every time my mom talks about future, husband, and money. The burden when she keeps comparing my story with others.

I have never felt good about this. I don't know how to respond her. I don't know what kind of response she is hoping for. I have nothing to say, and don't know what is the right thing to do.

And another burden of trying to make my friends happy. Hanging out til late, not heading home early because I have to work the next morning as it might not please some of them. Picking them up, waiting for them to get ready, dropping them off. Trying to fetch some friends alone without asking the other friend who also drives to help me because I know this is not something one really happy to do and I just don't want to trouble him/her.

Thus for some time being, I ended up troubling my own self. Then one random day I refuse to do it, and my friend starting to show his/her disappointment through everywhere, twitter, blackberry messages, etc. Then I ask myself, since when does this thing become my responsibility? Why don't my other friends try to replace me do this 'duty'?

Suddenly these whole things I used to do saturated me. Sometimes I don't even get the smallest nice thing one could say when I was - like example - lying in the hospital, feeling sick - and not to mention a visit. Why should I then bother to try to make some of these people happy?

I am not quite sure, since when I have this doubts about some people. But it's getting stronger each day.

I have been trying pretty hard, to do things I actually dislike, to comfort other people. To make sure they are not struggling way much harder than me. To share and ease their difficulties as much as I could. But then these past few days I realize, a lot of people are just bunch of selfish brats. Who are so self-centered, they don't bother to think about what other people is going through, as long as nothing disadvantage happened to them.

This whole thing, might not be the same version with what some people have in their minds. But this is how I see it today. This is how I feel and this is how I went through it.

Real friends, are so hard to look for. Real friends, think about you before their own selves. Think you have any? They might be only your 'party friends'; think again.

09 September 2012

Should I name her GG2?

Percakapan dengan suster baru pengganti si GG akhir-akhir ini...

(Kemaren, tengah malem)
S: Belum tidur non? (Mendadak suaranya kedengeran di tengah-tengah kegelapan kamar..)
C: Belom, bentar lagi..
S: O.. Terserah.

Wtf?

(Barusan! Jam 10:30 pm)
*Gue lagi ngecas sambil ngecek BB*
S: Ngapain non? (As usual tiba-tiba di tengah keheningan malam suaranya kedengeran lagi dan bikin gue kaget..)
C: Ng, ngecek hp.
S: Hp dicaz kok ditungguin..
C: Kaga kok lagi ngecek hp.
S: O..

-.-

07 September 2012

Dua kebodohan (aga) fatal hari ini.

Sumpah bukan aga lagi, tapi beneran fatal untuk image gue. Jadi tadi pas misa kantor, gue kan tugas choir buat lagu pas komuni, dan sopran cuma 2 termasuk gue, jadilah gue grogi abis karena gue harus nyanyi kenceng (supaya sopran kedengeran) dan kalo salah pasti langsung kedengeran abis and ancurlah choir gue. Udah gitu lagunya tinggik abis nadanya. Karena kegrogian ini, gue pun jadi kaga konsen pas ngantri mau ambil hosti (maapkan aku Tuhan).

Harusnya yang normal tangan gue dua-duanya posisi begini:

Aigoo pun gambarnya kebalik, maksud gue tangan kiri di atas tangan kanan.

Eh yang ada malah gue begini!!!



FCKKKKKK. Romonya pun ampe bingung dan celingak-celinguk liat muka gue dan tangan gue! Akhirnya romonya langsung kasih hostinya ke jari gue yang udah siap siaga kayak pencapit. -.-"""

Lalu hal kedua, karena barusan gue sibuk ngomongin film korea sama temen-temen kantor, otak gue pun jadi terkontaminasi film korea. Jadilah pas ngebales email customer yang nanya harga buku, gue salah jawab dia. Harusnya: "Hi Bla bla, buku itu bisa dibeli dengan harga Rp 374,000." Malah gue tulis: "Hi Bla bla, buku itu bisa di download...."

SOMEBODY KILL ME NOW.

Mimpi(s) absurd hari ini.

Gila.... Rasanya udah lama gue ga mimpi se^%$#&*@ ini... Jadilah kemarin malem gue mimpi beberapa hal. Hal pertama: ceritanya gue (entah gimana &^$@&*) married sama Mas X (temen kerja yang sudah beristri ohmaigat). Tapi sampe 2 bulan semenjak pernikahan, belum pernah ahem saling ahem 'menyentuh' ahem satu sama lain uhuk uhuk. Sumpah sekarang bayanginnya mual-mual meriang (hamil lu kata). Nah anyway, suatu ketika kita lagi pergi ke tempat wisata, gue pun merasa ga happy at all. Di dalem mimpi pun kepikiran sang pacar, rasanya mau balikan sama dia, tapi di mimpi pemikirannya gimana dong udah terlanjur sumpah sehidup semati sama Mas X, masa boleh dilanggar?

Akhirnya gue nanya ke Mas X, "Kenapa cerai sama istri Mas?" (Gue dulu udah pernah ketemu istrinya juga 2x di kehidupan nyata). Kata Mas X, "Aku masih ga bisa percaya dia selingkuh." Ohmaidoublegat. Makin merasa bersalah lah gue di mimpi, dan ga bisa bilang ke dia kalo sebenernya gue mau balikan sama sang pacar.

Tiba-tiba pas lagi packing snack ke dalem backpack buat dibawa masuk ke tempat wisata, gue pun melihat temen SMA gue si Wipol berkeliaran celingak-celinguk kayak lagi nyari orang. Mampuslah dalam hati gue, pasti dia nyari gue dan mau menanyakan ada apa dengan hubungan gue dan sang pacar yang mendadak kandas. Gue pun sembunyi-sembunyi menhindari dia, apa daya akhirnya papasan juga. Punnn, pas papasan ternyata yang ingin dia sampaikan adalah, "Lu enek ga sih baca message si Morin di bb group?!!" sembari memasang tampang furious. LOLOL sumpah ga mengada-ngada menurut gue ini epic banget, karena kemarin siangnya si Morin baru post message di bb group dan Wipol ngeceng-ngecengin dia. Hahahaha! Bisa nyelip di mimpi coba.

Nah udah. Scene berikutnya gue lagi numpang mandi di rumah ie-ie gue. Ceritanya kamar mandi dia gedeeeee banget, eh mendadak anaknya yang masih kecil masuk terus lari-larian pas gue masih keramas! (Dalam kehidupan nyata sih dia ga punya anak sekecil itu). Nah panik dan tereak-tereak lah gue, eh yang ada bukannya diusir malah ie-ie gue sama om gue ikutan hang out di kamar mandi itu! Jadilah gue salting-salting insecure tapi akhirnya memutuskan untuk tetep lanjut keramas -.-"

Stupid dreams banget. Hoho ya udah brb mau misa dulu. Oit ga usah bingung, tiap Jumat pertama di bulan baru kantor gue adain misa gitu. Owkhay, dudubayyyyy!

05 September 2012

Pengumuman, pengumuman.

Aluha! I feel like penting untuk mengannounce ini disini:

1. Kemarin, tanggal 4 September 2012 si GG finally berhenti (dan kaga bakal balik lagi) karena do i mau merit sama temen SD nya. True story guys.

Jadilah hidup gue di rumah ini akan lebih tenang. Tp downsidenya ada suster baru, yang lebih asing dan ga tau betah apa ngga. Susah ya.

2. Hari ini Sammy sekolah (semacam playgroup) hari pertama! Sekolahnya deket sama rumah gue tinggal jalan, ya semoga do i makin pinter bergaul dan kaga takut orang lagi. Soalnya sekarang takut banget sama orang asing, payah deh.

Woke deh itu dulu, udah slipi meski baru setengah 10 malem. Nighty night!

04 September 2012

Baswei, pesewei. See? Not my fault.

Menjadi aga budek, adalah sesuatu hal yang gue deny bertahun-tahun. Tapi akhir-akhir ini gue mulai menerima kenyataan, setelah begitu banyaknya case kebudekan yang mencuat ke permukaan hidup. Misalnya barusan.

Percakapan pagi-pagi di kantor:
Pak X: Feb nanti ke rumah duka ga? Mama nya Joice meninggal.
Febri (F): Oh ya Pak?
C (gue): *Dengernya: Mamanya pak Josh meninggal* (which is emang meninggal sekitar 3 mingguan lalu karena kecelakaan, dan pak Josh dirawat di rumah sakit)
F: Nanti liat deh Pak.
Pak X: Oke, Cicil mau ikut ga?
C: Saya ngga deh Pak..
Pak X: Oke titip salam aja ya?
C: Iya Pak. Eh Mas Febri, pak Josh apa kabar ya sekarang?
F: Udah pulang dari rumah sakit kan katanya.

Lalu waktu pun berlalu... Dan sangat bingunglah gue, kenapa meninggalnya udah lama kok baru mau dimakamin sekarang coba..

Percakapan pas lunch di kantor (makan bareng Q, W, E, R):
E: Nanti pada ke rumah duka ga? Yang mama nya si Joice meninggal.
C (gue): Hah siapa?
E: Joice.
C: Hah mamanya kenapa?
E: Passed away.
C: *Dengernya: Busway* Ya ampun... (Jadilah gue kira mamanya ditabrak busway)
Q: Masa lu ga tau sih? Tadi pagi kan Febri udah dikasih tau.
C: Iya ampun, aku salah denger aku kira itu mamanya pak Josh.
Q: Ya elah mamanya Josh kan udah meninggal kapan tau.
*Diceng-cengin dan diketawa-ketawain lah gue sama 4 orang yang waktu itu makan bareng gue*
C: Iya Mba makanya bingung. Terus mamanya Mba Joice kenapa, ketabrak busway?
QWER: HUAKAKAKAK!! (Dan Q literally keselek ampe harus minum batuk berkali-kali)
Q: Siapaaaa yang bilang???
C: Lah barusan ada yang sebut kan?
R: Kaga ada kok.
W: Si Effendy bilang passed away kali!
E: Oh iya gue bilang passed away!

Abis itu gue ceritain semua percakapan diatas ke Mas Febri dan dia bilang, "Ya ampun pantes aja abis itu kamu nanya ke aku kabar Josh gimana. Aku udah bingung kok tiba-tiba nanyain Josh."

Huakakak! Oh Tuhan lindungilah aku dari kebudekan ini.

Ps: super turut berduka cita untuk ibunda Mba Joice, semoga dosa-dosanya diampuni dan bisa beristirahat dengan tenang. Semoga keluarga yang ditinggalkan juga bisa tetap tegar dan merelakan. Aminnn.

03 September 2012

Life is hard.

What do you do, if the person you love tells you that he/she wishes to go to sleep and never wake up again?

What do you do, if wounds from years ago don't seem to get better? And nothing, nothing in this world would erase it from your mind. You doubt something in this world could soften your rotten heart.

What should you do?

Page views.