31 January 2013

The last day.

The last snack I had in this office.

Last lunch. Great lunch.


A farewell email.

A short chat that deeply touched my heart :')


Setiap orang yang nanya, "Mau kemana Cil abis ini?" selalu gue jawab dengan, "Mau menuju jenjang pernikahan." Hahahaha. Abis itu biasanya gue sautin lagi, "Ngga lah aku mau liburan bentar menikmati masa muda yang mulai menipis." -> Maklum lah gue sadar gue udah semakin berumur huhu hik hik.

Anyway.. So.. yes this is it, sesuatu hal besar yang akan terjadi di akhir bulan Januari yang pernah gue sebut di post sebelumnya.

I have spent one great year in this place, really :')

Now it's time to move on yayyy! But before that I am going to enjoy my unlimited spare time for a while - I have missed them so so much :*

Saling membaca. Saling terbaca.

Kemarin malem gue pergi ke rumah sakit sama sang pacar. Sepupu sang pacar kena DBD, jadi gue, sang pacar, dede sang pacar - namanya Handy - sama ie-ienya pergi jenguk ke RS. Pas baru nyampe RS, sang pacar nyetir ke lobby, bermaksud menurunkan ie-ie sama dedenya duluan, nanti gue sama dia baru nyari parkir dan nyusul. Pas Handy dan ie-ienya udah turun, mendadak terjadi percakapan ini:

F: Ehhh! Ehhh panggil Handy deh!
C: *Buru-buru buka kaca terus tereak* Handy!
H: *Nengok, jalan balik ke mobil yang masih parkir di lobby*
C: Kamar nomor berapa?
H: Syubidubidadu Ci.
C: Ok. *Nengok ke sang pacar* Ya kan, lu mau nanya itu kan?
F: Iya.
C: Hehehe gue udah tau pasti deh.

Hihihihihi <3

Terus malemnya, gue sama sang pacar balik sendiri karena dede dan ie-ienya mau nginep ke rumah sodara. Pas naik mobil, sang pacar nyalain mesin, lalu terjadilah percakapan ini.
C: Eh gila bulan purnama ya? Eh bentar deh Ej (bermaksud mau foto bulannya dulu.)
F: *Udah mau jalanin mobil, kaga jadi jalan*
C: (Pas buka tas mau cari hp buat foto, eh ke-distract) Eh tiket mana ya? *korek-korek tas* Kamu ada duit parkir?
F: Udah foto dulu itu bulannya.
C: Hahaha tau gitu lu!

Hihihihihi <3 padahal gue ga bilang apa-apa, cuma bilang 'bentar deh Ej' -> which can refer to 'wait-I-want-to-do-anything-first'. Tapi dia tau aja gue mau ambil foto bulan.

I guess without us knowing, we both have understood each other very well :)

Menderek Saga III.

Alkisah tanggal 22 Januari 2013, ketika banjir belum surut jua, Cicilia sudah mengantrikan mobilnya untuk masuk bengkel asuransi. Dua hari berikutnya ia mendapat kabar memilukan bahwa pihak asuransi belum bisa mengurus penderekan dan pembookingan bengkel untuk Toya karena masih banyak mobil lain yang sudah mengantri terlebih dahulu. Akhirnya dengan pahit Cicilia harus mencari sendiri derek dan bengkel yang mau mengurus mobilnya.

Tanggal 25 Januari 2013 Cicilia mulai menghubungi beberapa bengkel, dan hanya sebuah bengkel di kawasan Daan Mogot, Tangerang yang mau menampung mobilnya - dengan catatan tidak ada estimasi kapan proses pengerjaan akan selesai karena terlalu banyak mobil yang sudah masuk bengkel saat itu. Asem bukan. Untuk sekejap Cicilia lega, ia bersandar di kursi rotan milik neneknya sembari menghisap satu dua kali cerutu minyak angin untuk menghilangkan stres. Ya, Cicilia suka minyak angin.

Tapi mendadak Cicilia ingat bahwa ia belum mendapatkan jasa derek. Akhirnya setelah berunding dengan kakak keduanya, Kiang, muncul sebuah jalan keluar. Kiang meminta tolong kepada atasan di perusahaan tempatnya bekerja yang kebetulan punya kenalan pemilik bengkel. Akhirnya di-arrange lah penderekan Toya pada hari Senin, 28 Januari 2013, dengan dilakukannya survey lapangan terlebih dahulu pada hari Sabtu tanggal 26 Januari 2013. Kenalan atasan Kiang mengatur penderekan Toya ke sebuah bengkel di Jatinegara, Jakarta Timur; dan contact person yang bertugas menderek Toya bernama Ubay.

"Syubidoobidamdam!" Teriak Cicilia di kuping Ibundanya. Dia begitu senang karena Toya akan segera diselamatkan dari bahaya ke-soak-an mesin. Hari Sabtu tanggal 26 Januari 2013, Cicilia stand by di bawah terik matahari, hanya berlindungkan pada sebuah payung berwarna biru kuning. Disampingnya terbaring lemas dan konslet, Toya yang dekil dan bau. Tick tock tick tock kring kring kring, Cicilia menunggu Ubay dan membuat beberapa panggilan telpon. Setelah berbincang beberapa kali dengan Ubay, akhirnya survey dibatalkan, karena saat itu workload kerjaan derekannya sedang padat. Kecewa, Cicilia berjalan kaki pulang ke rumahnya.

Hari Senin 28 Januari 2013 Cicilia meminta ijin kepada atasannya untuk tidak masuk dengan alasan mengurusi penderekan Toya. Ia menunggu dari jam 8 pagi... lalu jam 11.... lalu jam 2.... lalu jam 4.... dan setelah melakukan panggilan telpon berkali-kali, ternyata derek yang bersangkutan tidak bisa datang lagi karena terlalu banyak kerjaan derek di tempat lain. Pihak penderek pun menjanjikan hari Rabu. Tapi saat itu Cicilia sudah terlanjur kesal dan geram; hatinya pedih telah dibohongi berkali-kali. Ibarat hubungan percintaan, Cicilia adalah Selena Gomez, dan Ubay adalah Justin Bieber. Malam itu di rumahnya yang masih lembab dan berantakan, Cicilia menggigit-gigit beberapa lembar kertas HVS untuk melampiaskan kekesalannya.

"Akankah semua ini ada akhirnya?" ragu Cicilia.

-To be continued-

30 January 2013

Menderek Saga II.

Tanggal merah di kalender tidak pernah gagal membuat Cicilia gembira, namun tidak pada tanggal 24 Januari 2013. Hari libur itu dipakainya untuk berkunjung ke kompleks perumahannya guna menengok keadaan rumahnya dan Toya.

Hatinya perih dan matanya membelalak tak percaya. Pandangan pertama kepada Toya setelah 6 hari tidak bertemu begitu mengharukan. Cicilia melihat ke sekeliling kompleks perumahannya, ternganga adalah mulutnya. Ia merasa ia harus segera memberikan kontribusi terhadap lingkungan hidupnya. Oleh karena itu ia bergegas mengeluarkan Ipon-nya, siap untuk mengambil foto dan berinstagram. "Pluit..." katanya dalam hati, "aku berjanji kejadian ini akan dikenal dan dikenang luas oleh masyarakat luar.." lalu Cicilia mengepalkan tangannya di udara sembari berteriak "YES!" Semangatnya pun kembali membara.

Garis coklat yang melintang di body Toya adalah batas air jahanam yang merendamnya.

Jok basah dan Toya officially bau badan :(


Lantai garasi penuh lumut.


Rumah penuh lumpur.

Hari itu Cicilia cepat-cepat mengontek asuransinya dan mengarrange proses pen-derek-an Toya ke bengkel. Siapa sangka, cobaan yang dikira sudah dilalui ternyata belum berakhir, melainkan melintang menunggu di depan mata.

-To be continued-

29 January 2013

Menderek Saga I.

Inilah kisah tentang pen-derek-an mobil seorang Jakartan bernama Cicilia; Toya, adalah nama mobil tersebut.

Alkisah tanggal 17 Januari 2013 lampau.. hujan turun dengan derasnya, mengguyur kota Jakarta dari gelap hingga matahari mengintip dari balik cakra khan, ahem, cakrawala. Pukul 6 pagi Cicilia bangun dengan riang gembira, melompat-lompat menghampiri ibundanya yang sedang sibuk mempersiapkan sarapan di dapur. Senang hatinya, karena ia tau hari itu ia tidak akan pergi ke kantor - banjir dan macet alasannya.

Tak disangka 1 jam kemudian air mulai masuk ke garasi rumahnya, 'Omaigat,' bisik Cicilia dalam hati. Cepat-cepatlah ia sikat gigi dan mengambil kunci Toya, hendak mengungsikan mobil kesayangannya itu ke daratan yang lebih tinggi. Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, Cicilia menyadari dirinya telah terlambat karena air di depan kompleks perumahannya sudah terlampau tinggi. Toya pun tak sanggup lagi dikeluarkan dari sana untuk diselamatkan. Akhinya dengan pasrah hari itu juga Cicilia kembali memarkir Toya, dengan harapan ketinggian air akan lebih tau diri dan tidak naik lagi.

Pagi siang dan malam Cicilia berdoa di rumahnya sembari menonton berita di tv one, dan sesekali berganti channel ke metro tv. Namun ternyata Tuhan berkehendak lain... air mengguyur Jakarta lebih parah lagi dan akhirnya pada tanggal 18 Januari 2013 jam 7 pagi, Cicilia mengungsi dari rumahnya di kawasan Pluit, Jakarta Utara, dan meninggalkan Toya yang pada akhirnya terendam air berwarna coklat jahanam sampai tanggal 24 Januari 2013.

Disinilah Menderek Saga dimulai.

-To be continued-

25 January 2013

Gloomy part II.

Halooowww, begitu baca judul kok langsung berasa jadi expertnya remaja galau ya. *Woi sadar woi udah bukan remaja woi*

Gue lagi dihadapkan (berkali-kali) nih sama sebuah kondisi dimana ekspektasi gue ga sesuai dengan kenyataan yang terjadi. Sebenernya hal ini udah kejadian dari dulu sih. Jadi gue juga udah tau ekspektasi gue pasti kaga bakalan kesampean juga. Cuma makin lama itu terjadi gue makin keswel aja rasanya. Pengen rasanya tereak di puncak menara UOB (wadooo UOB...) "Apa susahnya sichh?!!" sembari pake kostum spiderman.

Kayaknya yang gue harapkan dari beberapa oknum itu ga susah kok. Cukup a b c yang inti-intinya juga sebenernya emang cakupan mereka. Tapi unfortunately most of the time harus gue yang ngambil langkah untuk ngeberesin those a b c duluan. Kalo kalian nanya "Ya kenapa juga lu harus kepo nga be ce Cil?" Well karena kalo ga dikepoin a b c gue sendiri ikutan berantakan.

Sigh. Cukup terkode dengan baik ga sih ini? Hahaha udah kayak main kuis Family 100 aja.

Sad. There is no one I can really depend on. I guess that what makes me this dependable now.

22 January 2013

Heartbroken and insecure.

Gue salut, sama orang-orang yang masih bisa bersyukur setiap hari, despite all the bad things that happened to them. Saat ini gue ga tau harus bersyukur gimana..  ketika rumah sama mobil gue masih kerendem air banjir yang cukup tinggi dari 5 hari lalu.

Jadilah rumah gue di Pluit, salah satu tempat yang banjirnya masih bermeter-meter dan susah surut. Alhasil media masa dari kemarin ngeberitain Pluit terus, karena kita masih kebanjiran parah (dari tanggal 17) ketika daerah lain di Jakarta udah pada surut (bahkan banyak yang udah surut dari tanggal 18). Hal ini disebabkan oleh 7 pompa air di Pluit rusak semua karena gensetnya kerendem air, terus tanggul jebol dan imbasnya ke Pluit juga - not to mention air laut pake acara pasang segala. Contoh beritanya bisa dibaca disini.

Kesel banget gue, kenapa hari kesekian Pluit baru dapet perhatian dari media masa, terlambat banget. Makanya baru sekarang Jokowi Ahok fokus ke Pluit buat selesein masalahnya hmph... Bingung gue walikota Jakarta Utara juga kerjanya apa sih, lamban bener.. Ini udah hari kelima oi! Daerah lain hari kedua udah surut! Pftt.

Anyway I know.. harusnya gue bersyukur masih bisa hidup enak, makan cukup, tidur di tempat bersih, dan lain-lain.. Tapi hati gue resah, pikiran gue melayang-layang tiap hari. Gue kepikiran mobil gue... Barusan ngobrol sama atasan gue di kantor, 2007 lalu mobil Toyota (manual) dia kerendem banjir, dan dia keluar duit sekitar 25juta in total untuk benerin mobilnya. Gimana sekarang? Udah tahun 2013, harga udah makin mahal, plus mobil gue matic yang notabene lebih mahal untuk dibenerin. Hati gue sedih.... Sakit rasanya denger semua itu. Belum lagi masukin bengkel bisa berbulan-bulan dengan keadaan sekarang, karena bengkel pasti pada penuh nanganin mobil. Dan asuransi banjir gue cuma cover 10%... Oh God why...

Lalu mikirin rumah... Alat binding 2.8jt yang baru gue beli, belum sekalipun gue pake... Udah kerendem... Kalo sampe karatan sih gue mendingan mati aja. Lalu semua stock kertas, baju-baju gue, kamera, laptop, TV LCD yang masih di atas coffee table yang begitu pendek, SEMUA surat penting kayak asuransi, passport, dll, semua ga sempet diselametin (atau beberapa ada yang udah dipindahin ke atas meja - tapi gue ragu meja itu cukup tinggi dan ga kesentuh banjir, hopefully sih ngga kena.....)

Gila gue speechless banget.... Semua hal duniawi ini begitu mengikat. Rasanya menyedihkan gue ga bisa bersyukur atas keselamatan diri sendiri dan orang-orang yang gue sayang, instead gue terus-menerus menangisi keadaan barang-barang fana ini.

Hari ini gue ngantor lagi - temporarily tinggal di Kelapa Gading sampai Pluit surut, biar deket sama kantor. Terus tadi bahu gue ditepok sama atasan kan, dibilangin "Yang sabar ya..." Gila air mata gue hampir netes. Sedih banget ga bohong.... It's like everything you own suddenly... I don't know.. gone?

God I am sorry for feeling this anxious when I'm supposed to be grateful..

19 January 2013

Jakarta and my house is sinking!

The title above and these pictures below say it all :(

Finally I moved out from my sinking house (yesterday, Jan 18th around 7 am) and stayed at my in law's apartment for temporary.

By that time I stepped out of my house, the flood has reached around 1 meter above the ground. I feel very uneasy. I feel bad for Toya, my car, as she's fighting the flood all alone... Poor little girl. Ahem please do not call me crazy. But seriously, poor Toya :(

Now I'm blogging from my phone, so pardon me for the small size of pictures and this pretty short post.

Alright ttyl! Do pray for us in Jakarta. 14 people including infants have died because of this flood tragedy. I hope Jakartans will finally learn something and start making changes.





16 January 2013

Gloomy part I.

Life is like a gambling machine where we are the players. We make moves without knowing what the outcome will be. I always tell myself that it is ok to try. It is ok to be afraid of making mistakes, because mistakes are everywhere - and sooner or later we will do it anyway. It's something we learn from those mistakes that matters. So if we are afraid to try and gamble, how are we going to know which one is a mistake and which one isn't - and how do we learn something new?

Trust nobody but yourself. Hear everyone's saying and advice but eventually hear what your heart is telling you. Because at the end of the day, no one knows you better that yourself. I have been walking to a direction where a lot of uncertainty awaits. Just like everyone else who didn't seem very much agree about this, I too can feel doubts flowing in the air. But then again.. it is ok to try. It is ok to be afraid of making mistakes.

It is ok to slow down, it is ok to step backwards. It is ok to take risks and be brave. It is really ok to step out of your comfort zone. As long as we do not stop moving. And as long as we do not give up trying.

That is something I have been telling myself for a while now.
So, Cil.. it is ok.

15 January 2013

Sem asem.

Percakapan sama Sam hari ini:

Gue sama sang pacar masuk ke kamar Sam, mau liat dia lagi ngapain. Begitu masuk...
Gue: Eh Ej, bla bla bla.
Ej: Iya bla bla bla.
Sam: *Merasa dikacangin...* Noooo! (btw ni anak suka banget teriak-teriak 'No' di rumah -.-) Coi ie kelual! Om Fleddy sini!

..... Asem nih anak..

Lalu kejadian berikutnya...
Gue: *Baru keluar dari wc*
Sam: *Tiba-tiba lari ke depan gue* DOR! (Gue belum sempet jawab...) Yah bukan Om Fleddy. Om Fleddy mana? *Dikatakan sambil balik badan dan melenggang pergi..*

Asemm...........

Last, begitu sang pacar pulang, gue ngekorin dia kemana-mana...
Gue: Sam maen ama Soi ie yuuu. Eh tadi katanya maen telpon-telponan ya ama om Freddy?
Sam: *Berjalan ke arah kamar dia* Noooooo! *Tiba-tiba kasih gue tangan* Jangan ikut ya.
Gue: .............

ASEEEMMMMMMMM.

See you soon!



We'll see you soon HK! (>̯┌┐<)/ ┐('⌣'┐)(┌'⌣')┌ ┐('⌣'┐)(┌'⌣')┌‎​‎​‎​ ‎​‎​‎​

Maybe because.

Expectation is the greatest enemy of happiness.
Maybe because it's the closest friend of disappointment.

Heart, is the most honest figure one could ever have.
Maybe because every time it tries to lie, it hurts.

Destiny is the scariest thing on earth.
Maybe because even future complies with it.

Humans, are the most fragile creatures in this world.
Maybe because we hurt each other way too much.

11 January 2013

The cute little boyfriend.

Recently my bf tried LINE for the first time and he got addicted to it immediately. He first tried using it from my account.




And then he tried the second time...



And again the third time...



Are you thinking what I was thinking that time? Exactly! He turned from a cool-kas boy to be a cool-kas kampungan boy! Right! A! Way! Hahahaha. Finally he decided to get his own LINE account.



As you can see, start from that day, he becomes extremely expressive in every chat... Now, these two screenshots below happened just now.



Hahahahahaha, I can't help myself but to laugh every time I look at this conversation. :)) What a cute kampungan and cool-kas little boyfriend. Ok not so little. Except for his leg ;)

Transformation. Or not.

Oke pasti setiap orang punya satu moment dalam hidupnya, dimana dia enek dan malu ketika mengingat dirinya yang dulu. Entah itu karena alay, geka, kampungan, norak, dan lain-lain. Exactly what I feel today. Gue baru iseng-iseng baca blog entry gue yang dulu (sekitar pas awal-awal gue mulai ngeblog lah), dan yang gue rasakan adalah ENEKKKK.

Kenapa gue tuh norak, jayus, geka, ga penting, dan lain-lain yah?! :'(( Kayaknya dulu pas baru kuliah, gue melihat diri gue sendiri di SMA kelas 1 itu yucks banget, secara dulu rambut suka dikuncir 2, terus pake kacamata warna pink.. ANU LENSANYA YANG PINK PEMIRSA BUKAN BINGKAINYA, OH JSHDYGJH FAKKK. Dalam hati gue langsung mikir, "No wonder pas SMA temen-temen gue di TarQ suka ngeledekin gue cewe desa dari Pamulang." PUN itu gue sadari pas kuliah - selama SMA kelas 2 dan 3 gue masih merasa ga ada yang salah dengan gue dulu hahahahahahahahahaha najis banget (secara waktu SMA tahun senior kenorakan gue cuma berkurang sedikit).

And here I thought I've changed since then! Tapi sekarang..... Sekarang oh sekarang gue merasakan kembali perasaan itu. Pas udah kerja, gue melihat diri gue pas masih kuliah dulu, kok rasanya ngenekin gitu ya......................................

HUHUHUHUHUHU mau makan chaisim sambil ditelan ombak pasang aja T_T

Gila. I dunno apakah kalian semua pernah mengalami hal seperti ini? Gue rasa kalau gue udah punya anak nanti, dan anak gue udah beranjak ke umur dimana dia cukup gede untuk bisa baca dan mencerna masalah, gue harus shut down blog ini, lengkap beserta Fb dan antek-anteknya. Gue takut kalau anak gue baca dia akan malu mengakui gue sebagai nyokapnya.

Lalu Antal juga mungkin harus gue jauhkan sejenak dari anak gue nanti, supaya dia ga berpikir gue punya kelainan jiwa. Yep, mungkin Antal harus gue titipin sekitar 3 bulan di rumah bibi nya yakni Kiang-Kiang atau Nina - ok jangan Nina, bisa-bisa Antal disiksa ampe berubah jadi perkedel jagung - right mungkin Kiang-Kiang.

SIGH. Perjalanan gue masih panjang. Semoga kedepannya gue bisa menjadi less norak. Yes I feel like I am way too norak. SIGH. Ok dudubay dulu (>̯┌┐<)/

Ps: See? Even 'dudubay' sounds extremely norak now. Damn it. Should I change it back to 'ke dubay' instead?

09 January 2013

Recent updates.

Haluuuu (>̯┌┐<)/ Gila hilang kemanakah gue bisa 5 hari kaga ngeblog. Well well well minggu-minggu ini gue lagi aga hectic di kantor (´._.`) minat ngeblog pun terjun drastis setiap kali sampe rumah. Luckily tol masih lancarrrrr \(^▼^)/ kalo ga sih pasti hancur lebur lah semangat gue tiap hari.

Anyway I have a (quite) big announcement at the end of this month ┒('o'┒) (┎'o')┎ ┒('o'┒) (┎'o')┎ of course bukan semacam announcement merit atau apa loh. Gahahaha I wish (ˇヮˇ)-c<ˇ_ˇ)

:p

I have a lot of plans coming up for 2013. Semoga satu persatu hal bisa ke sort out, yang belum beres diberesin, yang tertunda dilanjutin, yang udah tercapai diimprove supaya jadi lebih baik lagi, dan penyesalan, kesalahan, amarah yang lalu-lalu ga dibawa lagi ke hari esok. ( ◦˘ з(◦'ں'◦)

     (", )
    _/  \\
         ) )~ ok-dut-dut-bay~
        _|,|

04 January 2013

I got a boy - SNSD cover by me and mom.

Percakapan super unyu dan random lewat Line hari ini:

*Tiba-tiba temen gue si JA post ini*

JA: I GOT A BOY MOCHIN!

JA: I GOT A BOY CHAKAN! (I got a boy -> album and lagu baru SNSD; temen gue si JA ini demen banget ama band ini)

JA: *abis nonton performance live SNSD*

Gue: Hahahak pantes Ja mendadak pake topi miring 30 derajat kemaren. Efek sd negara ya (sd negara = maksud gue snsd alias Girls Generation)

Gue: Somehow di kepala gw berputer nada lagu i got a boy yang gw buat sndiri ni je. Hahaha ._.

JA: Lu buat sendiri dari jingle iklan ya cil? Huahahha (akhir-akhir ini gue lagi demen nanyiin lagu-lagu iklan di Radio seperti malkist abon, futami seventeen green tea, promaag, electronic solution, dan beberapa lagu lainnya yang najis tapi nyangkut di otak.)

Lalu entah kesambet apa gue buatlah rekaman lagu ini pas lagi macet ngantri lampu merah di mobil. Simaklah. Dan. Jangan. Ketawa. Gede. Gede. Nanti. Kualat.



Hahahahahahahahahahahahahahahahahahaha. Seriously Mak kenapa kocak banget sih jadi orang.

Ps: nada lagu di atas bukan nada lagu SNSD sebenarnya, gue cuma iseng buat-buat sendiri.

03 January 2013

Don't cry because it's over. Smile because it happened.

"Let us grow and become a better version of ourselves, with or without the support from people we wished we would always have." - Diana Rikasari.

I really don't know where to start this post, but I know I have to write something about it. It's just... I feel the need to share this burden here - the place where I always feel comfortable for who I really am, the place where I can talk intimately with my own self.

I have never in my life thought about this happening to me. Taking steps back, walking away from a friend, and losing him forever. I typed a lot and erased it immediately - not knowing what was the right way to express my feeling and to pour out my thoughts. So yes, this person was so special that it makes me so hard to even try to explain what's happening between us. 

I have never had a chance, but if I did, I would shout my lungs out in front of him, asking why the fuck he is so childish and selfish. Who the hell he is to judge me and my relationship with my bf. Why doesn't he realize how lucky he is to have these wonderful family and friends surround him, who have repeatedly forgiven him for whatever craps he'd been doing for years to them. Why the fuck he didn't grow up just a freaking bit?

I have spent years of my life, getting pissed and angry at him, and then tried my ass off to forgive and understand his behavior. I have loved him throughout those whole years. I have sincerely loved him.

But I have only this kind of patience. I have nothing left for him - not when I am the one who is always being poked over and over and over again. So this is it. I look back, I think about today, and I am wondering about tomorrow. I ask myself, what else do I am hoping for? My heart answers before my head finishes the question.. I am so tired, and I know I had enough. 

Shame on me I didn't see this coming. Shame on me for carrying this hope that people can truly change. Thank you. I can finally let myself out this relationship. I can finally be assured that I want to leave. Becoming a stranger again with someone never felt this right and peaceful.

Let the good memories stay as good memories. And let the bad ones never happened again.

02 January 2013

Inception screenshot.

Jadi gue ini aga terkenal sebagai orang yang suka ngescreenshot percakapan di BB (atau skype, atau ym, atau apapun itu) lalu: 1. menyebar luaskan percakapan itu karena kelucuannya, 2. meletakkannya di jaringan social seperti fb/twitter agar orang yang bersangkutan ditertawakan orang lain, 3. menggunakan screenshot tersebut sebagai sebuah ancaman untuk orang bersangkutan yang terlibat.

Hahahaha. Entah kenapa permainan ini never gets old.

Contohnya di post yang ini, lalu ini, ini lagi, dan ada beberapa post lainnya gue inget, tapi gue udah lupa judulnya apa, jadi aga susah untuk di track lagi.

Nah hari ini gue pengen memberikan beberapa screenshot unyu lainnya, enjoyyy :3

Topik pertama..... op kors bgosh si Kiang-Kiang badut kesukaaan kita semuaaaaaaa ┐(' ,'┐)(┌' ,')┌‎​‎​‎​ ┐(' ,'┐)(┌', ')┌‎​‎​‎​  YAY! ┐(' ,'┐)(┌' ,')┌‎​‎​‎​ ┐(' ,'┐)(┌', ')┌‎​‎​‎​

Langsunglah gue skrinshot percakapan kurang asem ini,
terus gue post di bb group temen-temen gue (lagi). Xi xi xi.


Lalu gue skrinshot lagi lah reaksi temen-temen gue di group
(semacam inception skrinshot ini ya), terus gue post di blog ini,
yang gue rasa akan dibaca pula oleh si Kiang-Kiang. HUAHAHAHAHA.
Smart plan Cicilia. 


Huakakak!! Anyway gue pernah bilang gini ke Cekiang, "Ce lu tau ga sih kita (temen-temen gue sama gue -red) tuh suka ngetawain lu. Lu udah jadi bahan tertawaan kita." Dia cuma bales sambil ketawa 0,3 mm, "Emang kurang ajar kalian." HUAKAKAK. Muach muach muach CeKiang. Anyway busway.... Hiburan belum berakhir disono. Simak skrinshot berikut ini yang berasal dari badut favorite nomor 2, yakni Sang Pacar alias EJI!

Liatlah kegekaan dia pok pok pok gue hihihihihihihhihi! >.<
Betul sekali pemirsa dia emang jayus dan suka sok unyu jadi orang xD


Ahhh nikmatnya permainan skrinshot ini. Oke deh gue udah aga sleepy, gud naitos bandaros mau chitos apa nachos. Dudubay! xD

01 January 2013

Hellow 2013.

Happy happy happy new year all!

I can't believe this.......... 2012 has ended. Just like that? Wow.... Time sure flies. Anyway I sorta believe 2013 will be one of my most favorite year. I have made several big decisions in the end of 2012 - in which all will tremendously affect my life in 2013.

We only live once. Let's leave all regrets behind and do better this year, shall we?

Once again happy new year people! :)

Page views.