30 May 2014

Mata Najwa 28 Mei 2014



Gila Mata Najwa emang ga pernah mengecewakan <3 Episode 28 Mei 2014 ini isinya debat antara 3 pendukung Jokowi vs 3 pendukung Prabowo; 1 jem talk show dibagi jadi 3 sesi, jadi setiap sesi debatnya 1 by 1.

Sesi 1: Anies Baswedan vs Mahfud MD. Sesi 2: Maruarar Sirait vs Fadli Zon. Sesi 3: Adian Napitupulu vs Ahmad Yani. Berikut quote favorite gue sepanjang episode (of course semua keluar dari mulut pendukung Jokowi):

19:25: "Mereka-mereka yang baik itu akan kalah jika orang-orang lain memilih untuk diam." - Anies Baswedan.

20:43: "Mari kita terlibat, mari kita turun tangan, mari kita pilih." - Anies Baswedan.

39:59: "Kalo PDIP bagi-bagi kursi pasti banyak partai yang ikut dengan PDIP. Itu pasti." - Maruarar Sirait. Haha ini kubu Jokowi lagi debatin + nyindir kubu Prabowo yang "katanya ga janji bagi-bagi kursi" buat dapetin dukungan partai lain padahal beritanya aja udah pada bocor dimana-mana. Lagian berani banget si Fadli Zon jamin kubu mereka ga pernah bagi-bagi kursi, wong Ahmad Dhani aja ngaku kok ke Mata Najwa di episode ini (menit ke 11:15) kalo dia setiap bulan dikasi "uang jajan" buat jadi tim sukses + dijanjiin jadi Mentri Pariwisata kalo Prabowo naik. Belum mulai mimpin aja udah KKN.... Hayo raykat, mari buka mata buka telinga. 

52:22: "Loh orang ketemu rakyat kok pencitraan, pencitraan itu naik kuda. Itu pencitraan." - Adian Napitupulu. HAHAHAHA lucu abis yang ini xD

52:48: "Ini Indonesia, bukan batalion. Beda dia pimpin pasukan, dan beda dia pimpin rakyat sipil. Oke, mungkin beberapa karya dia di pemerintahan bagus, walaupun berakhir buruk dengan pemecatan." - Adian Napitupulu. Hahaha ga cuma penonton yang ketawa, pendukungnya Prabowo aja ampe nyengir dengernya lol.

55:14: "Yang terpenting kan bukan apa yang tertulis, tapi bagaimana tindakannya. Misalnya begini, tanggal 16 Mei kemarin habis-habisan lah Prabowo memuji Surya Darma Ali, kemarin ditangkap Surya Darma Ali nya. Nah dia bilang, harus dicontoh bagaimana Surya Darma Ali mengelola mekanisme haji kita. Kemarin malem jadi tersangka." - Adian Napitupulu. Lagi-lagi audience pada ketawa xD haha.

Haha gue suka banget sama Anies Baswedan, sumpah dia si keliatan abis calm dan cerdas setengah mati. Masi muda dan lumayan ganteng pula dibanding politisi lainnya :p Last but not least Adian Napitupulu yang tampil pake leather jacket warna item + kacamata warna coklat udah kayak penyanyi tahun 90an sih te o pe be ge te abis haha. Lucu banget dia dan kata-katanya efisien, nancep, pinter, dan humoris.

Keliatan banget perbedaan kualitas pendukung Jokowi dan Prabowo. Kenapa ya? Mungkin karena Prabowo ngedapetin pendukung lewat transaksi politik sedangkan Jokowi ga cuma mendapatkan simpati dan dukungan murni, tapi juga respect dari orang-orang yang pemikiran dan hatinya ga bisa dibeli dengan uang. Jadi mereka bener-bener mendukung capresnya dengan sepenuh hati, bukan dengan sepenuh kantong.

Ga pernah rasanya Indonesia punya harapan sebesar ini; dimana berlian yang cuma sedikit dan tersembunyi akan kesaring dengan sendirinya, terpisah satu-persatu dari batu-batu kali berlumut yang udah lapuk dimakan keserakahan.

Lastly baru-baru ini gue baca sebuah artikel yang sangat menarik, yang eventually membuka mata gue lebih besar lagi soal Megawati dan Jokowi. Gue ga bilang pendapat orang ini 100% benar, eventually we will believe what we want to believe. Tapi gue rasa fakta mengenai calon presiden mana yang lebih baik dan mana yang lebih buruk adalah sesuatu hal yang sudah absolut, sesuatu yang tidak bisa lagi ditawar-tawar. Hanya tinggal seberapa jauh kita mau peduli, mencari tau, membaca, menonton berita, dan membuka hati nurani.

So seperti kata Anies Baswedan, mari terlibat dan speak up! It's almost time to celebrate. Raise your winning glass, and soon, very soon, cheers to a better Indonesia.

No comments:

Post a Comment

Page views.