28 May 2014

Offensive Auto 2000 Pluit

Kepada yth Bapak/Ibu di tempat,

28 April lalu saya ke bengkel Toyota Auto 2000 Pluit untuk membetulkan tempat bensin yang dol / tidak bisa ditutup. Minggu, 25 May tempat bensin tersebut dol lagi. Senin 26 May pagi saya telp Auto 2000 dan saya berbicara dengan SA yang bulan lalu mengurusi mobil saya bernama Bp. Prabowo. Saya menanyakan soal hal ini dan mengkonfirmasi bahwa saya tidak perlu bayar lagi karena belum sebulan saja sudah dol lagi. Bp. Prabowo mengatakan, "Iya nanti dibantu" dan kami sepakat untuk bertemu Rabu 28 May (karena Selasa adalah hari libur dan Senin sudah full). Lucunya, saya jelas-jelas tidak dibrief harus datang jam berapa, oleh karena itu sebelum telp terputus saya tanya ke dia "Nanti jamnya dikonfirmasi lagi ya?" dan dijawab oleh dia "Iya." Saya bilang "Nanti saya dikabari lagi ya" dan diiyakan lagi oleh dia.

Barusan, 28 May jam setengah 10 pagi, saya belum mendapat konfirmasi apa-apa. Akhirnya 10 kurang 15 saya telp bengkel dan disambungkan ke Bp. Prabowo. Dengan nada angkuh dia berkata "Kan saya udah bilang langsung datang aja." Pada waktu saya bilang dia bilang ingin mengabari, dia ngotot balik ke saya kalo menurut dia, dia tidak pernah janji demikian. Lalu saya tanya kira-kira berapa lama pengerjaannya (bulan lalu pas saya bayar kata dia cepat, less than 30 menit dan saya juga dicas segitu), dia jawab dengan tidak ramah, "Yah ga bisa buru-buru, kan liat dulu yang lain banyak kerjaan." (Karena menurut dia saya tidak masuk list booking, hanya datang untuk 'minta bantuan', jadi saya menangkap saya seolah tidak akan diprioritaskan, saya wondering kalo saya datang tadi pagi, apa saya akan dianggurin berjam-jam melihat laga dia seperti itu?)

Lalu ketika saya bilang akan datang siang, dia bilang "Ya ga keburu, kalo mau datengnya jam 7, jam 8 pagi." Sedangkan besok adalah hari libur, jadi mau gamau saya harus menunggu lagi. Pas saya confront dia tidak pernah bilang jam segitu ke saya Senin lalu, dia ngotot, "Saya ada bilang jam 7, jam 8 pagi." Sungguh tidak konsisten, awal telp dia bilang saya disuruh langsung datang saja, akhir telp tiba-tiba dia menambahkan soal jam 7 / 8 pagi (yang jelas-jelas tidak pernah dia sampaikan sebelumnya).

Saya bukan cuma sekali dua kali kesana, saya tau Auto 2000 selalu menelpon saya untuk mengkonfirmasi jam datang dan beberapa jam sebelum jam booking di hari itu, Auto 2000 akan menelpon saya lagi untuk mengingatkan. Ini dari hari Senin seharian saya tidak dikabari, Rabu pagi juga tidak ada kabar. Begitu saya telp masih bisa-bisanya saya diperlakukan demikian? (Dari awal pun dia ga ngomong ke gue kalo gue ga akan masuk list booking, pas telp cust. servicenya tadi pagi gue masih suruh doi ngecek di list booking gue jam berapa, meneketehe kalo hal ini akan cuma jadi sorta 'deal pribadi' antara gue sama si Prabowo itu, wong dia hari Senin cuma ngomong janjian Rabu.) Sungguh mengecewakan.

Kesal sekali saya rasanya sampai saya bilang ingin berbicara dengan manager dia karena saya truly offended dengan gaya dia berbicara yang tidak menghargai orang dan jelas-jelasan berbohong. Dia nyaut, "Ya silahkan aja cari." Begini cara Auto 2000 meladeni customer? Kenapa? Karena saya tidak bayar lagi? Segitu pentingnya uang ketimbang customer? Ketika saya tanyakan hal ini kepada Bp. Prabowo, dengan entengnya dia menjawab, "Saya balikin deh duitnya kemarin, pake duit pribadi juga gapapa." Apa? (Gue sautin, "Bener ya nanti saya dateng" dan dibales sama dia untuk bawa kwitansi bulan lalu. Luckily gue emang masih ada juga tuh kwitansi, cuma menurut suggestion sang pacar and nci gue, yadalah ngapain dateng kesana buat minta duit, meski sebenernya si Prabowo itu pasti keki juga si kalo harus ngeluarin duit dari kocek sendiri. Cuih akhirnya ya uda lah gue ga dateng, secara aga jiper juga sih kalo nanti duitnya dilempar ke gue atau attitude dia kayak tai gue harus gimana, pasti gue makin keki yang ada. Kata nci gue, "Udah lupain Auto 2000, jangan buat makin ngerusak hari lu." Bener juga dia.)

Saya tidak tau apa telp Auto 2000 ada fitur rekaman atau tidak, tapi kalau ada coba liat kembali rekaman 28 April dan rekaman tadi pagi. Kita liat siapa yang berbohong. Saya tidak pernah rasa-rasanya telpon dengan orang sesombong, dan sepenipu ini. Mengecewakan dan memuakkan sekali. Saya truly offended dan demand hal ini diusut dan difollow up. Malu rasanya perusahaan sebesar Toyota punya karyawan seperti itu.

Sedikit kejujuran di awal telp misalnya bilang, "Oh kemarin saya belum bilang ya Bu jam 7 pagi? Maaf tapi sudah penuh hari ini, kalau mau lusa (karena besok kan libur nasional)" saya pasti mengerti dan tidak akan marah. Tapi gaya Bp. Prabowo begitu angkuh seolah-olah mengatakan, 'yang butuh kami kan situ, bukan kami yang butuh situ'.

Saya tidak pernah merasa sebenar ini, tanpa ada minta maaf dari pihak Auto 2000 terutama Bp. Prabowo, saya akan terus mempermasalahkan ketidak-profesionalan ini. Meski hanya melalui telp, saya merasa telah dilecehkan dan diabuse dengan kata-kata dan attitude yang kasar. Sungguh memalukan Toyota bisa menangani customer dengan cara seperti ini.

------------------------------------------------------------------------

Di atas adalah surat cinta panjang lebar gue buat Toyota pagi ini, hal serupa udah gue sampein juga secara lisan ke customer support Toyota group (yang katanya janji pasti akan ngefollow up within 4 hari kerja, lama amirrrrr massssssss, keburu adem dong gua nya hahaha). Yang di bold italic itu notes dari gue ya ceritanya hehe.

Sumpah belagu banget tuh SA yang namanya Prabowo dari Auto 2000 Pluit, jangan-jangan ini pertanda supaya jangan milih Prabowo nanti pas pilkada #eh #kampanyeterselubung hahaha ga lah. But seriously pengen gue staples tuh mulut dia, laganya belagu banget. Dari awal angkat telp nadanya udah beda banget ama kemaren-kemaren, udah berasa kayak dia yang punya Toyota kali. Cihhhh padahal muka aja kayak montir. Langganan ojek gue si Pak Kaslan aja lebih cakep dari pada dia.

Ikhhh pengen banget gue parut rasanya muka dia. Gaji cuma berapa aja belagu amet sih bilang "Saya balikin deh duit yang kemarin, pake duit pribadi." Blahhhhh, gue pun kaga mau duit kalo asalnya dari kantong lu mah. Belum tentu juga bukan duit haram, cuih.

Update jam 2 siang: jam setengah 1 tadi ada yang telp gue namanya Pak Syaeful dari Auto 2000, dia minta maaf dan ngajak ketemuan sekalian selesein masalah. Jadilah setelah gue ngoceh-ngoceh ke dia gue janjian jam setengah 2 di Auto 2000 Pluit. Disana gue langsung disambut SA baru dan Pak Syaeful dan kepala bengkelnya Pak Jimmy. Mobil gue langsung kaga pake lama diurus saat itu juga. Man, kenapa ya orang itu perlu kena semprot dulu baru bisa perform segitu cemerlangnya? Gue ngobrol lah ama Pak Jimmy lama and finally lega juga.

Gue terangin panjang lebar soal kronologisnya dan gimana tersinggungnya gue ketika si Prabowo nyebut dia mau bayar gue aja seolah-olah yang gue permasalahin adalah duit. It's not like gue ga pernah jadi customer support yang emang harus extra sabar, gue tau kali how things work. That's why gue surprised dengan seberapa crap cara si Prabowo handled things, terlebih ketika jelas-jelas tadi bukan salah gue juga.

Untung kaga pake lama gue ditelp, kalo komplainan gue kaga digubris mungkin gue bakalan buat vlog and upload itu di vimeo and youtube hahaha. Untung barusan ditraktir teh botol, langsung adem jiwa gue rasanya #murah

No comments:

Post a Comment

Page views.