02 June 2014

We're doomed.





Shhhhhiiiit. Bagi yang males nonton video di atas, lemme summarize it for ya:

Jadi bintang tamu Kick Andy & Sarah Sechan di atas namanya Dr. Arkand Bodhana (nama terakhir dia susah), dia dokter lulusan universitas di Los Angeles, USA jurusan metafisika. Dari kecil udah keliatan "beda" karena bisa ngeliat makhluk dari dimensi lain, dan bahkan berinteraksi dengan mereka. Suatu ketika pas remaja dia encounter seseorang (yang eventually jadi guru dia) yang memperkenalkan dia dengan metode meramal dari nama dan tanggal lahir untuk mengetahui nasib seseorang. Oke lah mungkin bukan ngeramal ya, mungkin berhitung atau apa lah gue ga ngerti, gue sebut aja meramal.

Jadi mulai saat itu dia belajar untuk memahami hal ini lebih dalam. Di awal video Kick Andy dia ada berusaha menjelaskan how this thing works dengan cara logis, tapi tetep aja gue kaga ngerti sama sekali hahaha. Intinya selama ini dia banyak bantu orang yang kena penyakit, atau kena tipu, menjadi orang yang hidupnya lebih baik dengan cara mengubah nama mereka. Menurut dia nama kita punya kekuatan yang bisa menentukan jalan hidup atau nasib kita di depan gimana. Serem sih, tapi hal kayak gini adalah masalah percaya ga percaya. Silahkan kalian nilai sendiri. Gue personally, untuk setiap hal di dunia ini yang ga bisa gue buktikan sendiri kebenaran atau ketidak-benarannya, entah itu masalah makhluk halus, agama, hal mistis, dan lain-lainnya yang ga punya rumus dan jawaban pasti, gue ga pernah bilang gue ga percaya, dan ga pernah bepikir bahwa hal-hal tersebut tidak benar. I think the universe is mysterious, and everything, everything is possible. Sama hal nya juga dengan rumus ramalan hitung nama ini.

Di akhir kedua video di atas, Dr. Arkand mengatakan bahwa nama Indonesia adalah pilihan yang buruk, dan nama tersebut ikut menyumbang alasan kenapa Indonesia begitu 'gagal' sebagai sebuah negara. Beliau menyarankan kita mengganti nama menjadi Nusantara - seperti sedia kala. Dan menurut beliau kalau kita insist on using Indonesia, akan terjadi hal-hal di bawah ini, yang gue kutip dari kata-kata dia dari menit ke 5:04 di video Sarah Sechan:

"Ada fase-fase dimana sangat negatif. Sebagai contoh 1994 ke 1998 itu ada kode negatif 14, yang menunjukkan suatu gerakan pembaharuan dan tidak dapat diblokir waktu itu, sehingga akhirnya order baru berhenti dan Pak Harto turun. Dan pola yang sama dengan tekanan yang lebih besar itu dimulai tahun ini 2014 dan berakhir di 2023, dengan puncaknya ada di 2020."

T_________________T APAAAAA?!!! Gara-gara Prabowo bakal kalah capres nih jangan-jangan? :( Sumpah serem. Yang gue penasaran dan berharap Dr. Arkand bisa paling ngga jelasin setelah mengeluarkan statement semengerikan itu adalah, apakah kalo pemimpin negara ini diganti, bisa ada chance nasib yang digariskan nama Indonesia berubah?

Dia kan meramalkan hal ini ketika saat ini Indonesia dipimpin oleh SBY, what about later? Karena begini, ketika dia disuruh ngeramal nama partai (misalnya PDIP atau Golkar) di video Kick Andy (gue lupa menit ke berapa), dia bilang kalo ngeramal partai itu hasilnya ga bisa fix karena di dalam partai banyak orang yang berperan. Sama halnya dengan negara dong? I wish the result will change according to the leader sih, karena kalo ngga sih serem banget.... I couldn't even imagine, what kind of greater force is greater than the one we saw in 1998? :(

1 comment:

  1. Maybe It's better to prepare for everything rather than nothing. Better to save something than nothing. If Prabowo really gonna lose, and the same shit happens again like 1998. It means he has something to do with 1998 too.

    ReplyDelete

Page views.