29 August 2014

Unwell.

Something shit happened this morning. So yesterday I ate my lunch at 4:30 pm and my stomach immediately felt funny. And then I drove through thankfully-not-so-bad traffic jam and had a meeting till 9:20 pm and ended up eating my dinner at 10:00 pm. At that point I didn't feel nauseous whatsoever but I knew my stomach wasn't in its normal behavior.

I went home, worked some more and slept at 2:30 am (what a healthy life you have Cil). I was awaken around 5:45 am by a disturbing feeling in my stomach. It felt bloated. Very very bloated and I tried to sleep through it but I couldn't. After a few minutes I started to lose my breath (no I am not a Destiny's Child). Hahaha ahem, just kidding, what I mean is I started having trouble in breathing. I had to sit down on my bed because when I lied flat I would experience shortness of breath.

Gah I hate it :( For a couple of times I felt like I was going to vomit and I swear to God it freaked the hell out of me. I hate, hate vomiting so much. I fell asleep again at 7:30 am and when I woke up 4 hours later I had some urgent works to do so I did them as fast as I could even thou I wasn't feeling well. At 3:30 pm I went to the airport to pick my sister up, and now (6 pm when I write this) here I am lying in my bed powerless with severe gastric problem. Pft :"(

10 perkataan / pertanyaan customer which I hate the most.

Dimulai dari yang paling least gue hate:

1. Sama seperti gue ga suka orang salah ketik / tulis nama gue, gue pun aga annoyed dengan orang-orang yang mengaddress merk gue salah. "Sis dengan Peekbook?" "Halo ini Mypeekbook?" "Dengan Peekabook?" "Hi PMK", "Ini Peeky note?" dan masih banyak lagi.
Well gue ga ampe kesel banget sih haha most of the time gue ngerasa lucu malah, cuma biasanya selalu gue koreksi dengan bilang, "Peekmybook ya." Pernah sekali ada customer mau beli Game of Love, dia nanyanya, "Bisa beli buku Challenge Your Lover?" Whahahaha, kreatippp abezzzz!

2. Speaking of salah nama produk, banyak customer yang suka ngomong aga rancu like, "Sis mau beli notebook game of love."
Yang somehow gue artikan menjadi the Notebook 1 buah, dan Game of Love 1 buah, padahal yang dimaksud yang bersangkutan adalah Game of Love doang. Pernah juga vice versa, gue kira cuma mau beli Game of Love doang tapi ternyata doi juga bermaksud ngebeli the Notebook.

3. Sms cuma "Hi" doang tok.
Oke, hi juga. Ga bisa lebih ga to the point lagi smsnyaaaaa? Hahahaha banyaaaaak banget loh yang macam beginian. Kalo gue mau beli dari online shop pasti gue udah sms lengkap, "Mas mau beli ini, sama ongkir ke Jakarta Utara berapa?" Kan enak juga buat penjualnya.

4. Abis melalukan no 4, sms lagi "Benar ini dengan Peekmybook?"
IYA BENARRRRRRRR *langsung pengen keluarin api dari lobang idung* Pulsa sih gue don't mind ilang cuma buat bales "Ya bisa dibantu?", "Ya benar", dan etc, tapi jempol dan batin gue tersiksaaaaaa.

5. "Sis minta resi" right after gue kasih tau mereka kalo resi akan dikasih either tengah malam atau besok paginya (karena jne pick up barang sore di rumah gue dan biasa mereka baru kasih resi via email tengah malam).
Ntah itu font sms gue kurang gede jadi ga kebaca.. Atau mereka simply suka aja buang-buang pulsa nanyain hal yang eventually pun tidak akan terjawab sampe mereka nunggu sampe tengah malam atau besok paginya.

6. "Sis kok barang saya belum sampe?" dikatakan setelah melakukan hal nomor 5 dan setelah gue kasih resinya. Pas gue cek di JNE ternyata udah delivered dan diterima oleh sanak saudara / pembantu dia, tapi dia ga sadar.
Kalo hal kayak gini juga harus saya cekin mba/mas... Buat apa saya kasih resi ke kalian? *Remes bantal, hapus air mata pake sponge cuci piring*

7. Sms komplain kenapa paket YES dia belum sampe keesokan harinya dengan nada tidak ramah dan ketus, pas gue jelasin kalo salah ada di pihak JNE baru dia sms, "Oh hehe ya udah kalo JNE yang salah gapapa, dikira sellernya."
Inilah contoh customer yang beli cuma berapa puluh ribu Rupiah doang, tapi kalo sekalinya lu salah lu akan ditai-taiin sama dia karena bagi dia customer adalah raja. I once purchased something sampe ratusan ribu Rupiah dan barang ga dateng sampe 12 hari kemudian karena alasan sellernya pekerja dia masih pada pulang kampung. Dengan sabar gue tunggu meski akhirnya minta refund juga. I don't fancy those people really. Bayangkan kalo emang insiden barang dia ga sampe adalah karena salah gue, mungkin gue bisa dikata-katain atau disms dengan lebih ketus dan tajem lagi. Some people have to learn to be more respectful dan ga berasa kayak karena mereka bayar, mereka berhak semena-mena. After all seller juga manusia kan, bukan Tuhan.

8. "Sis kecewa sama bukunya, ternyata ukurannya kecil, saya kira gede" atau "Sis ini bukunya below expectation banget ya, covernya tipis dan designnya cuma ada 2 diulang-ulang."
*Kretek, bunyiin jari-jari tangan* Don't get me wrong, I love feedback and suggestion, but I will not tolerate this kind of saying that only portrays how ignorant Indonesian people in general are. Untuk kedua orang itu (yang sama-sama cowo) gue bales "Semua foto dan deskripsi lengkap tertulis di website, thanks." Orang kedua apa lagi... Dia udah buka website gue dan masih ga tau designnya cuma 2 jenis and etc. Oh man. Dan andaikan pun mereka ga jelas yah nanya dong, jangan main asumsi sendiri.... Kupret banget haha. Orang yang pertama nanya gue bisa nuker produk ga, gue langsung bilang something like "Saya sebenernya ga ngasih tuker untuk alesan kayak gini, tapi kalo kamu kecewa ya mendingan tuker aja, kamu tolong buka dulu website supaya ga salah paham lagi." Dia iya thanks doang but I never heard from him again.

9. Kali ini soal orang yang mau nyewa apartemen, I hate it when they say "Iya ngerti", "No worries", "Sure no problem" ketika gue state bahwa menjaga kebersihan apartemen sangat penting (and it has always been my number one priority), dan meninggalkannya kotor pada saat check out bisa menyebabkan denda.
The fact is many of them (oh well baru 2 orang sih) left the apartment dirty. Tanggung jawabnya dimana coba orang-orang kayak gitu. Ga bisa menhargai properti orang lain, dan most importantly, kata-katanya ga bisa dipegang sama sekali. Sumpah gue kesel banget sama tipe orang begini (apalagi kalo guestnya cewe). Ew.

10. "Sis... ga nipu kan?" (Or sampe telp berkali-kali in less than one hour abis konfirmasi transfer karena smsnya belum gue bales).
My dear customer, andaikan orang mau nipu pun ga mungkin mereka ngaku pas ditanya mau nipu atau ngga. Please do some research before purchasing online. Liat websitenya, foto mukanya ada ga, alamatnya ada ga, Facebooknya update ga, banyak komentar dari orang lain ga, orang lain itu beneran orang atau cuma fake account and etc. I seriously mean it. Let's all be smart. Gue pernah sekali diginiin sama customer cowo (dan as usual biasa kalo ke laki-laki gue jauhhhh lebih galak) and I told him not to buy from me kalo dia ga yakin. I didn't even bother answering his question about whether or not I will con him. Satu lagi cewe, telp ampe berkali-kali dan pas gue angkat gue cuma bilang, "Akan saya respon secepatnya sms konfirmasinya." (Seriously kalo dia cowo pasti udah abis sama gue.)

Well ya begitu lah kurang lebih minusnya jualan online, tapi sumpah plusnya juga banyaaaaaaakkkkk banget. I've met a lot of great great awesome customers yang super menghargai kerjaan gue dan toleransinya patut diacungi 10 jempol pas gue ga sengaja melakukan salah. Thank you guys kalian semua (baik yang bagi gue rese maupun ngga) udah memberikan warna dan pembelajaran yang banyak banget selama ini :))

About a man.

Rediscover this poetry I wrote 6 years ago from my high school poetry book. Haha yes it's cheesy and.... eew.... :p (especially the font choice haha.) But I think that's the beauty of falling in love (but not yet in a relationship), you instantly become cheesy, romantic, and feminine.

Anywaaaay.. it's been a loooong and pretty tiring day. Pheew. But I am excited for a lot of things in the future ;) off to bed now, night night.

25 August 2014

Baik dan jahat.

Seberapa baik orang yang baik hanya kepada orang-orang tertentu pilihannya saja?
Seberapa jahat orang yang jahat hanya kepada mereka yang berbuat jahat duluan terhadap dia?

24 August 2014

Quality over quantity.

Starting this year I realized that some people have never actually had my back, no matter how sincere I have treated and considered them as friends. I realize I couldn't control everything and that sometimes, I just have to deal with break up, separation, and withdrawal.

I have been drawing myself away from those people, and I have no regret at all, knowing I have always had one or two who truly care and love me as a friend.

That is more than enough.

23 August 2014

Voice notes.

Lagi ngorek-ngorek voice notes di hp gue yang ajubilah banyaknya, dah semua ga direname dengan seksama, jadi cuma berupa tanggal-tanggal belaka hahaha.

Voice note pertama adalah rekaman gue berusaha nyanyi Love is an Open Door-nya Frozen di mobil 28 July 2014 lalu, tapi oh tapiii...... 3 menit rekaman di bawah cuma ended up berisikan usaha gue masuk intronya. HAHAHAHA tai lah. Sang pacar juga tai lah bantunya setengah-setengah gitu. Kampretussss nganaaaaa Ej.



Rekaman kedua baru gue took 20 August 2014 lalu di mobil pas lagi nyetir berdua sama Sam. Hahaha I noticed dia selalu bawel dan ngomong ngalor ngidul kalo di mobil, jadi kemarenan itu iseng-iseng gue coba rekam.



Ps: gue baru nambahin label 'voice notes' di blog :))

ANJ..

Shit shit jam 3 pagi gue dibuat jantungan oleh kecoa bajingan. Jadilah gue lagi duduk di kursi dan melakukan sesuatu hal, when that shit suddenly flew ke SENDERAN KURSI GUA dan terdengar bunyi "sweerrr~" di samping kuping gue. Fuck kan. Gue cuma liat sekilas ada item-item gede terbang ke arah punggung gue dan immediately gue langsung bangkit menuju pintu pengampunan alias pintu kamar. Buru-buru gue panggil si suster Ama dan pas masuk kamar gue masih bisa-bisanya dia bilang "Bukan kecoa kali, nyamuk kali."

YA KALIIII SUS NYAMUK GEDENYA KAYAK CHITATO. Swt banget gue dengernya hahaha. Anywayyyyyy di atas senderan kursi gue, gue taro (like jemur gitu) sweater bekas gue pake dan...... Beha. Nah abis obrak-abrik satu kamar dan tetep ga ketemu tuh kecoanjeng, gue bilanglah, "Sus coba di sweater aku."

And BOOM. Ternyata dia sembunyi di cup beha gue. ANJ..... Puas-puasin lah lu berada di heaven tak tergambarkan itu selama 2 menit, karena setelah itu you're going to hell!!!!!!

Hahaha, I will never see that beha the same way again........ Hhhhh... Kampret banget langsung gue suruh cuci tuh beha and sweater gue. Anjritttt sumpah trauma + shock banget.... UHUHUHUHU T_____T ga boong tadi badan gue ampe gemeteran plus deg-degan kaga karuan. Bayangkeun kalo tuh kecoa hinggapnya di muka / leher / badan gue...... Fml mungkin gue langsung epilepsi di tempat. Knapa mreka harus ada di dunia ini. Knapa.... 

Hiks night dudubay....

21 August 2014

Tanda-tanda minta istirahat panjang (tapi bukan mati suri).

 Namanya Serafina... Gue tulis Sefarinakkk. HADUH CICIL... Kenapa kaga Safari aja sekalian. 


Haduhhhhhhhh.... Jadilah gue udah pack semua buku dia dengan cantiknya, terus pas lagi ngupload foto di atas ke instagram @peekmybook, gue kepikiran untuk ngecek ulang nama anaknya.... Eh beneran dong ya salah. Ati gue ampe mencelos pas nyadar... Biasa kaga pernah salah suwer berani dijewer. Biasa gue cek dulu minimal 3x ampe bola mata keram (dan tadi emang gue re-cek juga sih pasti sebelum ngeprint), tapi ya sud lah... Emang kalo dah kecapean bisa jadi lebih ceroboh. Akhirnya bongkar packingan lagi deh T.T Tapi untung customernya baik hehe phewww :) Abis itu malemnya..




Oke so first of all, gue dah ingetin 2x untuk pick up. Jam 9 nyokap gue telp bilang barang belum diambil, kaget lah gue (gue lagi di mall abis dinner + jemput nci pulang kerja.) Second, rumah gue ga pernah kosong. Akhirnya pas kurir yang bersangkutan dateng buat ngambil barang gue (meski end up akan ikut pengiriman besok juga), dia bilang kalo di depan rumah gue tadi ada 2 mobil parkir dan pas dia klakson ga ada yang keluar, jadi dia langsung cabut asumsi rumah kosong. WTF. Gue omelin gue bilang lain kali paling ngga harus ada usaha gedor atau ngetok dong, kalo mba gue di belakang kaga denger terus mau gimana. Akh kamfrettttt! Lagian pintu depan rumah selalu kebuka gitu..... ANJ......

Hosh udah lah cape banget badan dan ati hari ini. But still berterima kasih sama yang di atas, masih boleh dikasih kesibukan sedemikian rupa :))

Naitusss wulandarussss
Cape-cape yang penting maknyus
Dudubayyy yuk ke dubayyy
Bobo dulu yah byebye

Haha mohon maklum jiwa lagi terguncang, please jangan dihina title dan pantun penutupnya.

18 August 2014

Weekend kemarin.

Miss me muchhh? (Padahal baru juga absen 2 hari). Nyehehe anyway weekend kemarin begitu.... melelahkan. Here's why:

- Jumat malem pulang subuh, tidur jam 3 pagi.
- Sabtu pagi bangun jam 7 kurang 10, belum mau sarapan, jadi makan satu biji Tokyo Banana.
- Jam setengah 8 berangkat ke Grogol.
- Sampe di tempat tujuan jam 8, eh belum buka. Nunggu sampe jam 9 baru buka :( That time pala gue super pening karena kurang tidur, rebahan di mobil pun ga bisa terlelap saking ga enaknya tuh kepala.
- Jam 10 kurang 15 jalan pulang, jam 10:20 nyampe rumah, ga pake turun langsung anter Ama gue ke RS mau cek mata. Karena belum makan gue minta dibawain roti 1 piece.
- Jam 12 jalan pulang dari RS, macet, 12:45 drop Ama di rumah, terus langsung cabut ke rumah temen karena ada urusan. Kepala gue ya Tuhan sakitnya udah ga tergambarkan.... Belum lagi masih harus nyetir kesana-kemari.... Plus belum makan berat dari pagi.
- Pulang sampe rumah jam setengah 3, langsung makan kuah + bihun sedikit, terus langsung rebahan dan tidur ampe jam setengah 6 sore......

Oh man.... Kaga boong badan gue hari itu worn out banget. Neyjes cari penyakit juga sih emang tidur kesubuhan padahal besoknya harus bangun pagi. Pffttt ga banget deh, rasa sakit kepalanya itu masih kebayang-bayang ampe sekarang. Terus bangun tidur langsung pergi lagi makan sama temen and pulangnya tengah malem lagi jam 2........

Emang pantes dirajam juga sih gue.

Anyway hari Minggu kemarin tanggal 17 Agustus gue ke Waduk Pluit ngarep-ngarep bisa foto ama Jokowi xD xD xD AHAHAHA najis ya gue. Nyokap dah marah-marah ngatain gue "menggelikan banget" saking sukanya sama Jokowi huahahaha, whatev Mom, whatev.

Anyway boro-boro foto, udah sukur gue kaga pulang sebagai tempe bacem since disana orangnya rameeee banget dan gila dorong-dorongannya. Pfttt :( Untung ada sang pacar yang langsung sibuk dorong balik orang buat ngelindungin gue, thanks bangetttt Ej ehehe <3

Terus inilah the closest selfie we could take with Jokowi wkwkwk hoki banget ada muka girang gue di kaca mobil dia! xD <3


Haha selfie ala kadarnya, yah lumayan lah daripada ga ada sama sekali :) I swear pas ngeliat dia gue deg-degan kaga karuan. Whatttt the Cicil... Haha di hati gue Jokowi sama berharganya sama Won Bin dan Kim Jae Won. Wkwkw anyway happy birthday Indonesia! :* I'm starting to love you more and more now :)





16 August 2014

You know you're mentally tired when you cried because of small matter like dealing with car insurance. Shitty.

15 August 2014

Current web and blog.

Bener-bener gilingan kuda... Gue baru sadar kalo gue belum pernah mengabadikan tampak depan samping kiri kanan belakang website Peekmybook baru gue di blog ini! Kamfretussss! *Tonjok tembok, tendang kaleng*

Haha mohon maap lahir batin sedikit lebay. Anyway here it issssssss (sedih ya lupa skrinshot penampakan website yang lama buat kenang-kenangan :( :( :( uhuhu *tonjok-tonjok pohon ala Wing Chun*)

Website Peekmybook.com July 2014


Dan jeng-jeng, tentu saja gue juga mau mengabadikan penampakan blog gue yang baru gue upgrade 2 hari lalu qi qi qi :)

TOO BAD lagi-lagi lupa skrinshot penampakan yang lalu.... Pft. #pentingabes

Chachangggg~ Btw sebenernya bookmark browser gue ada banyak cuma itu gue edit
dan ilangin, soalnya rasanya kok aga private gitu ya hehe takut malu kalo keliatan orang.
Huahaha jadi bingung lagi ngomongin bookmark apa kolor sih.


Jadi pas orang baru buka blog gue yang muncul (hopefully) di satu layar mereka cuma gambar black and white menyesakkan jiwa yang sok emo itu hahaha. Begitu scroll ke bawah baru keliatan konten blog gue... harus banget ampe dijelasin begini ya. Mohon maap terlalu eksaitit xD

Nah taktiknya begitu mereka scroll dan melihat konten, para pembaca will be like:
"HAH....??? Di bawah masih ada lagi toh???? Oalaahhhhh chubitus yahh!!"
Something like that.


Haha mohon taktik jangan dihujat, leptop jangan dilempar tomat, dan writernya jangan diilfilin. Anyway hoaammm... sumpah hari ini gue cape banget. Boboks dulu ya, sekian dan terima kasih x) Dudubayyyy!

14 August 2014

Excuse me, what?

Malem-malem stumbled upon this article : I Waited Until My Wedding Night To Lose My Virginity And I Wish I Hadn’t. And my reaction was like..... whoa.... whoa..... WHOA. Seriously? Gue ngerasa artikel ini sangat sangat ngga make sense. Like......................... what?

Sebentar biarkan gue ngumpulin akal sehat dulu.

Oke. So cewe ini somehow merasa dari kecil di'cekoki' sebuah teori tentang sex, marriage, God, dan Hell, dan dia hidup sampai gede berdasarkan teori itu, right? Lalu menurut ajaran yang dia dapetin kan katanya kalo dia lose her virginity before marriage dia akan go to hell, dan kalau dia lose it sama suami yang sah terikat secara hukum & agama, maka everything will be ok, right?

Jadi secara logika ketika dia udah married, dia udah SAH dong untuk kehilangan virginity dan ga akan ada orang waras di luar sana yang akan ngecap dia 'soiled and tarnished'? But why the hell did she think that way about herself? Toh lu melakukan itu sama suami lu sendiri kan.... bukan suami orang. Sumpah ga masuk akal banget. Berarti yang salah ya cara pikir dia, bukan cara dia dibesarkan atau bahkan agamanya sendiri.

Gue cuma ga abis pikir aja (meski dia 100% punya hak untuk berpendapat demikian di internet)... ada orang yang udah pacaran 6 tahun sama cowoknya, eventually married sama dia, tapi begitu selepas malam pertama malah merasa dirinya 'hancur' karena keperawanannya udah ilang. What. Terlebih lagi dia seolah-olah mengatakan bahwa cara dia diraised selama ini adalah faktor utama penyebab kehancuran hidup sexual dia after pernikahannya. What?

"Ten-year-old girls want to believe in fairy tales. Take this pledge and God will love you so much and be so proud of you, they told me. If you wait to have sex until marriage, God will bring you a wonderful Christian husband and you’ll get married and live happily ever after, they said. Waiting didn’t give me a happily ever after. Instead, it controlled my identity for over a decade, landed me in therapy, and left me a stranger in my own skin. I was so completely ashamed of my body and my sexuality that it made having sex a demoralizing experience."

Ha.....? Yahhh intinya I feel bad buat cewe ini. Menurut gue nothing's wrong except cara pikir (atau mungkin cara hidup) dia selama ini. Meski nyuruh anak umur 10 th untuk pledge to remain a virgin juga sangat tidak masuk akal sih menurut gue. Gatau apa karena di Indo ga common kali begituan? Yah intinya agama boleh bilang abc, begitu juga orang tua dan guru, tapi eventually kita hidup berdasarkan akal sehat juga kan? Kalo kita hidup sehat secara jasmani dan rohani, ga mungkin lah malam pertama sama suami yang harusnya indah bisa jadi mengerikan dan traumatis begitu. Tsk tsk so yea I feel bad for her.

Ok this is cuma selingan aja, I can't help but to feel extremely swt pas baca artikel di atas. Dudubay and good night! x)

12 August 2014

A simple thank you.

Sunday 10 Aug, inside the car, in the parking lot:

Me: Can we stay in here for a while, I've got something to say.
Bf: What?
Me: I think about how all this time I have always wanted a guy who is xxx and I realize that you're not that kind of guy. And that's maybe why I often nag you. But I just wanna say thank you.. at least you never refuse when I ask you to be xxx. Thanks. *Gently rub his cheek*
Bf: Thank you... for looking at the positive side of me.
Me: ... Ugh I could definitely cry if we continue this.
Bf: Same here, I am more of a crybaby than you, ya know.

*We then hold hands and stayed for a while to let those damn tears travel back into our eyes*

Spending 3 weeks holiday with him has made me spoiled.
I miss him so much today :(

11 August 2014

"Ja!"



Taken around June 2014 when he was 1 year old x)

Oh Malaysian + Singaporean, just why?

Jadi mulai Maret tahun ini kan gue nyewain apartemen gue di Kelapa Gading buat holiday rent, recently terjadilah kejadian ini:

Jadi 2 cewe Singapur dan 1 cewe Malay (anak kuliah) dateng liburan ke Jakarta and stayed for 5D4N in my apartment. Di apartment listing description gue, gue tulis:

"Maintain a clean environment inside the apartment is my number one priority. I am very clean and strict about this :] I will ensure you have a clean apartment unit when you check in, so please kindly clean everything back to normal when you check out. Leaving the apartment in a dirty / messy condition might cause a penalty (we will claim your security deposit). Permanent damage / mark on my furniture will definitely resulted in fine."

Lalu pas mereka check in, seperti layaknya ke my other previous guests, gue ingetin lagi soal kebersihan. Lalu mereka nginep blah blah, dan pas mereka pulang gue baru liat bahwa apartemennya ditinggalin dalam keadaan kotor. Terjadilah percakapan ini:



Immediately setelah dia pulang gue submit request buat USD 25 nya via Airbnb, dia bales besokannya nawar dijadiin SGD 25. Awalnya gue tolak, tapi akhirnya gue kasih USD 20 (yang kurang lebih sama kayak SGD 25). Dia ga respon lagi, akhirnya gue whatsapp lagi yang terakhir soal 3x24 jam itu. Akhirnya dia accepted the request. Gue udah ga ngarep dapet review but 3 days after that (on Saturday, 9 Aug) she left me one. Gue ga bisa baca reviewnya until gue drop one for her as well.

Luckily pas gue tulis review buat dia ada temen-temen gue yang nyaranin gue untuk jujur (kasih bintang jelek maksudnya like 3/5 buat cleanliness etc). Awalnya gue udah mau sok baik bak ibu peri kasih mereka bintang 4 dari 5 dan ga ngungkit soal ini, luckily I did what my friends told me karena inilah review mereka buat gue:



Right. You're most welcome. Udah bagus gue cuma kasih fine USD 20, ditulis juga USD 25 - not to mention that 'Beware!!' thing. Harusnya dia tulis "Beware!! Jangan ignorant kaga baca house rules dan act like spoiled brats kayak gue dan temen-temen gue!!" itu baru bener. But it's not a big deal sih, I mean whatever, gue rasa orang lain bisa menilai sendiri. Gue cuma aga muak aja bacanya and if I were them, I'd be grateful dengan cara negur gue yang masih ramah and mungkin gue akan nulis something like "We had some problem bla bla but it has been solved pretty well bla bla." Like c'mon... I did write about how important it is to maintain a clean unit kaaaannnn? Not to mention dari kemarinnya gue super ramah juga sama mereka:



Plus liatlah foto sampah yang gue sapu dari kamar + ruang tamu mereka abis mereka check out:


Right... Of course ini cuma rambut yang jatoh dari kepala mereka pas mereka packing, seperti yang dia bilang ke gue via whatsapp. Of course. No doubt at all.

Hahaha, oh well gue ga ampe kesel banget sih (in fact hampir lupa ngeshare itu disini -> which is pamali -> soalnya ini kan buku diarykuwh -> whatever Cil) haha. Anyway yap seru juga, ini pengalaman pertama gue juga ngadepin beginian, sebelumnya gue selalu ngehost working adults dan mereka selalu ninggalin apartemennya serapi pas gue kasih. I guess that explains.. mungkin si Malaysia + Singapur ini masih muda kali jadi kurang responsibility. Ok, dudubay! x)

09 August 2014

Garut & Bandung Trip, 6-7 Aug 2014

Susu haluu~ tanggal 6-7 Agustus kemarin gue road trip ke Garut dan nginep di Danau Dariza (that explains kenapa gue mendadak hilang dari blog hehe). Perjalanan sebenernya lancar, hanya aja (as usual) di Jakarta ada truk yang gatau apanya patah jadi ngeblok jalanan dan ngebuat kita macet najis banget sampe 1.5 jem. Total perjalanan pergi exclude jam istirahat dari Jakarta - Garut adalah 5 jem dimana normalnya kalau lancar cuma 3 jem. Pret you Jakarta.

Sedikit review tentang tempatnya: rumah-rumahnya tradisional (rumahnya adat Bali, Batak, dll gitu bukan yang mewah), bersih, veryyyy spacious (gue tinggal di Rumah Bali), udara kemarin itu adem tapi ga ampe dingin banget karena matahari masih terik juga.

Terus rumah makan di sekitarnya ala-ala doang alias standard ga ada yang bener-bener enak. Fasilitas di Danau Dariza nya sendiri sangat minim (kolam renang air panas dan dingin, playground, waterbike, high rope, flying fox, etc) semua cukup untuk diexplore seharian, makanya kalo bisa nginepnya jangan lebih dari 1 malam. Oya fyi ga semua fasilitas dikasih gratis, biasanya cuma dikasih 1 tiket buat 1 orang, dan sisanya harus beli (kisaran tiket Rp 15.000 - 20.000/orang), cuma kalo lagi low season (kayak pas gue pergi kemarin) coba aja nawar-nawar ke abangnya, temen gue nawar jadi cuma 2 orang yang bayar tapi kita berlima boleh main semua.

Terus yang menarik dari tempat ini sebenernya gimana setiap rumah penginapan langsung terhubung ke danau dan disediakan free perahu kano untuk guests. Too bad danaunya sendiri berwarna ijo keruh karena jarang dikuras padahal kalo ga bisa bantu ngeboost kecantikan si Danau Dariza itu gue bilang. Last, Garut itu di kanan kirinya masih banyak pemandangan ijo banget such as gunung, sawah and etc. Meski ga banyak-banyak amat tapi cukup lah untuk sejenak memanjakan mata-mata kita yang orang kota :)

























Ps: gue udah 5x gagal upload video sampe hampir kena stroke, finally berhasil juga...

Pss: special thanks to Winson yang udah banyak bantu videoin gue sama sang pacar ampe lari kesana kemari nyebrang jembatan, jongkok di antara semak, dan lain-lain (bukan gue yang suruh loh pemirsa -> takut dikira bully -> gue cuma minta difotoin -> hahaha -> hahaha). You're the best <3

05 August 2014

Bagi gue itu beti, beda tipis.

Percakapan sama sang pacar di mobil lagi otw ke Setiabudi One lewat jalan belakang karena mau ngehindarin 3in1:

F: *Liatin Google Maps* Ini bisa diputer ga sih mapsnya?
C: Udah sini makanya gue aja yang liat. Ini tujuannya Setiabudi One?
F: Menara Imperium.
C: Which is Setiabudi One?
F: Bukan lah gila. Menara Imperium tuh kantor gua.

Wkwkwk ya ngobrol dong~~ Lagian ex kantor kaleeeee bukan kantorrrr. Boo! Emang kaga bisa move on sang pacar dari kantor lama dia.

Sam vs Antal.

Percakapan sama Sam barusan di kamar gue:

S: Soy ie, kok Antal Soy ie bau iler? Kalo Antal aku bau parfum.
C: ... Masa bau iler. Ngga lah, wangi lah.
S: Iya bau iler.

Abis itu sembari gue kerja dia main sendiri di kasur gue sambil lempar-lempar Antal ke lantai and then ngakak heboh sendiri.... Setelah terjadi 4-5 x dan disuruh stop tapi masih juga dilakuin, akhirnya gue kelitikin tuh anak sampe hampir trauma. Hahahaha.

Terus beberapa menit kemudian nyokap masuk kamar, gue lagi tiduran di kasur sambil *ahem* gigit-gigit mulut si Antal........... PLS DON'T ASK. I just love doing it kthxbye. Lalu terjadi percakapan ini:
S: Ama! Ama! Liat tuh! Masa Antal digigit-gigit! *Semangat sambil nunjuk-nunjuk muka gua*
N: *Nengok* Emang tuh, biarin aja nanti robek ga dijahitin lagi. Biar ga punya baju si Antal.
S: Iya biarin aja ga punya baju.
C: Huhuhuhuhu~~~ *Pura-pura nangis*

Haha kamfretus.

Ps: jadi mendadak wondering.. how come di blog ini ada tag 'sammy' dan 'aidan' tapi ga ada tag Antal? Hmph >:(

04 August 2014

Di kantor imigrasi.

Percakapan sama nyokap tadi pagi di kantor imigrasi Jakarta Utara:

N: Mama kok takut ya... Nih rasanya udah kebelet lagi. (Doi lagi nunggu wawancara buat perpanjangan passport)
C: Tenang aja lah ga bakal ditanya aneh-aneh kok paling basa basi doang. Paling dia nanya "kenapa muka Ibu cantik seperti rembulan?"
N: *Mata melotot, lidah keluar* Uwekkkk!

Hahaha, udah kayak imigran gelap aja si nyokap ini takut itu grogi dan lain-lain xD Btw ngurus perpanjangan passport via online tetep buntut-buntutnya nunggu 2 jeman juga... Aduiii... lambreta wulandari ya mba :( Gue dateng 7:50 sih, ternyata kantor udah buka dari jam 7 pagi. Jadi guys kalo mau ke kantor imigrasi mendingan: udah daftar online dulu, dan dateng dari pagi, kalo ga dijamin bisa nunggu lebih lamaaaaa lagi.

Ps: makin lama cara gue milih judul blog post kayaknya makin lame dan kaga niat yah. Ahahaha.

01 August 2014

Currently I hate.

1. People asking too much.
2. Insensitive people.
3. Attention seeker bitch.
4. Dumb man.
5. Lovely friend-to-friend daily chat.
6. Busybody.
7. Annoying phone call.
8. Annoying questions via phone call.
9. You.
10. Myself.

Page views.