13 July 2015

Hopefully post terakhir soal Indihome / Telkom.

Update 13 July 2015, last blog post click here.

Okay jadi terakhir kali berurusan dengan Indihome, itulah yang terjadi. Tanggal 9 malem gue dicall bapak X (bapak yang beli buku Peekmybook) dan dikabarin bahwa laporan sudah dia terima, dan besok anak buah dia akan call gue. Beneran aja, 5 menit setelah dia call, gue dicall mba A dan dikabarin kalau besok akan difollow up lagi.

Tanggal 10 July pagi gue dicall dan dijelaskan bahwa ternyata billing gue itu udah digabung sama bill telp rumah, makanya angkanya gede. Setelah cross-check satu persatu, ternyata angkanya masuk akal dan ga ada yang dilebih-lebihin sama sekali. UKH THANK GOD. Jadi minusnya si Telkom / Indihome ini adalah: tidak lengkapnya informasi di bagian billing DAN tidak terlatihnya operator 147 (karena jelas operatornya juga ga ngerti bahwa itu billing gabungan telp + internet, dan since operator mungkin cuma cek dari sistem, once again berarti sistemnya emang rada-rada oon dengan ga ngeshow perincian yang komplit.)

Fyi biaya Indihome saat ini cuma promo and it will expire on December 2015. Hal ini ga pernah dan ga akan dikasih tau oleh marketer Indihome pas ngajak kita join. Setelah Dec 2015 paket gue akan beralih dari 290.000 ke 575.000!!!!!! Hal itu ga pernah disampein ke gue dari awal dan gue rasa hal ini merupakan akal-akalannya Telkom untuk dapetin customer dulu dengan kasih harga murah. Terus pas gue nanya ke mba A kata dia tidak akan ada pemberitahuan dari Telkom soal perubahan harga, palingan billing kita langsung keupdate dengan sendirinya. So ya siap-siap aja December gue putusin dan balik lagi ke Fastnet. Fuh, kenapa ya orang Indonesia cara marketingnya kotor begitu. Bener-bener unfortunate banget. Gue ga akan tau semua hal ini dengan detil kalo ga hoki ketemu bapak X.

Last but not least, kesimpulan gue soal Indihome / Telkom:
1. Koneksi masih sangat unstable, putus-putus terus (even teknisinya pada bilang begitu).
2. Buat komplain atau apapun itu sangat susah karena ga pernah difollow up atau dianggap serius.
3. Ke Plaza Telkom sekalipun ngantrinya lama (bisa 3-4 jam) dan harus ngotot-ngototan sama customer servicenya (berdasarkan blog dan pengalaman orang lain)
4. Hati-hati banyak fee dan informasi tersembunyi.

Kesimpulannya: jangan ganti dulu!

Meskipun gue sangat berterima kasih sama Tuhan karena telah mempertemukan gue sama bapak X (superrrr thankful ke dia beneran, karena beliau masalah gue langsung selesai dan difollow-up secepet kilat), tetep aja in my humble opinion Indihome dan pelayanannya itu ga banget. Telkom lah to be precise. Maklum namanya juga BUMN yang monopoli di Indonesia, pastilah banyak 'kotor-kotor'nya.

Okay so that's it. Hopefully ini post terakhir ya soal Indihome, dah bosen gue ceritainnya. Up until now koneksi gue masih bermasalah dan putus-putus, terus sering ada tulisan IP address clashing. Pret abis deh.

PS: buat yang mau baca drama komplit soal Indihome dari season 1 episode 1, bisa klik label di bawah ini (atau di bagian kanan blog), under the name of "Telkom & Indihome". Selamat membaca & menikmati :)

3 comments:

  1. thanks ga akan g pake indiehome EVAAAAAAAA

    ReplyDelete
  2. wah ga jadi pindah dari fisrtmedia nih.. thx sis infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mungkin bisa coba cek 6 bulan -1 tahun lagi. Saat ini sih saya ga merekomendasikan ya, apalagi soal perubahan harga Dec 2015 nanti masih belum ada kejelasan

      Delete

Page views.