12 August 2016

A disgrace to Indonesia.

Okay where do I begin.

Telkom & Indihome bener-bener ga habis-habisnya membuat gue feel disgusted by them. Guys, kalo ada yang tertarik pindah kesana, DON'T. Jangan karena kalian akan nyesel. Mereka itu a giant company full of shit and scam, and they deserve to go to jail for everything they've done. I am not kidding.

Long story short selama beberapa bulan terakhir di website gue (dan dashboard admin) muncul iklan macem gini, yang adalah sangat sangat mengganggu.



Udah gatau darimana datengnya, yang pasang juga bukan gue, yang dapet profit guess who: of course bukan gue! F-ing shit kan. Iklan ini juga muncul di mobile version website gue dan bikin everything jadi lebih less-cantik dan less-cepet. Enek deh pokoknya.

Gue udah pusing sana sini cari tau apa penyebabnya, dan gimana caranya untuk ngeremove iklan tersebut, gue udah sampe kontek developer themes website gue, hosting company gue, install anti virus, bersihin browser, tapi selalu hasilnya nihil.

Nah barusan gue dapet ilham untuk iseng-iseng inspect elements di website page gue (not so bad huh gue tau begituan segala hihihi hasil dari belajar jadi web developer sendiri nih for the past 3 years :D) and this showed up:



I was like GOTCHA BITCH. Langsung gue googling lah si cfs uzone ngent*PEEP* itu. And guess what I found this:



2 kata yang terlintas di benak gue.... FAKYUUUUUUUUUUUU!!!! Jadi bukan virus or anything else but YOU AND YOU AGAIN TELKOM???? Why the hell kalian ga go bankrupt aja sih?? Krisis lagi pun gue sudi as long as company like you GO TO HELL. Please for the love of God please just go to frickin hell.

Jijay gue sama mereka. Atas ijin siapa coba mereka ngelakuin hal kayak gitu di website orang, gila, isinya bandit dan kriminal semua tuh company. Sumpah.

Anyway this is how I fix this problem:
Cara Menghapus Sisipan Iklan Speedy-Indihome Telkom cfs2 uadexchange

And quoting the writer:

"Server iklan telkom melalui http://cfs2.uadexchange.com. Telkom menyisipkan ads/spam otomatis, tanpa acknowledge dari pengguna-nya. Disebutkan dengan jelas, kelakuan Telkom itu melanggar hak konsumen (Pasal 4a) dan kewajiban pelaku usaha (Pasal 7d), sesuai UU Perlindungan Konsumen. Konsumen ber-hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa. Telkom, dengan injeksi iklan itu, juga melanggar kode-etik dan secara potensial melanggar ketentuan dari pengelola laman situs dimana ads/iklan otomatis tersebut ditayangkan."

Udah boleh ditangkep belom nih Pak Jokowiiii helloooooowww? Tulung melek technology dikit Pak and pay more attention to this kind of bitch please.

Hampir habis nafas gue ngomongin Telkom...
Selamat ya Telkom, selamat masuk neraka.
You are in my - and in a lot of other people's - prayer.

No comments:

Post a Comment

Page views.